Ulama Sampang Yakin Ada Aktor Utama Pembakaran Mapolsek Tambelangan

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Arry Saputra

Para Ulama Sampang, Madura usai bersilaturahmi bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan di Surabaya

jatimnow.com - Polisi menyebut bahwa para pelaku lain kasus pembakaran Mapolsek Tambelangan, Sampang, Madura bersembunyi di beberapa pondok pesantren (ponpes). Namun, para ulama di Sampang sepakat akan membantu kepolisian menuntaskan kasus tersebut.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang, KH Buchori Maksum menyebut, kejadian tersebut telah membuat nama-nama ulama di Sampang dan pemerintah di Madura tercoreng. Untuk itu ia bersama para ulama lainnya sepakat untuk mendukung kepolisian mencari aktor di balik kejadian tersebut.

"Karena ini, terus terang saja tentu telah mencoreng nama-nama, terutama ulama di Sampang dan juga pemerintah," tegas Kiai Buchori usai silaturahmi dengan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan bersama para ulama Sampang di rumah dinas Kapolda Jatim Jalan Bengawan, Surabaya, Minggu (26/5/2019).

Baca juga:  Pelaku Lain Pembakaran Mapolsek Tambelangan Diduga Sembunyi di Ponpes

Ia juga meyakini bahwa ada aktor atau otak di balik kejadian tersebut. Apabila tidak ada, tidak mungkin pembakaran itu bisa terjadi.

"Kami yakin sebagai ulama, tanpa ada aktor atau otak yang utama sebagai penggerak pihak ketiga, itu tidak mungkin terjadi. Karena kami para ulama di Sampang, jauh-jauh sebelumnya sudah memberikan edukasi ke masyarakat terkait pemilu ini," sambungnya.

"Untuk itu kami berharap Bapak Kapolda untuk memproses segala sesuatu personal yang terkait masalah itu. Yang kami harapkan mencari aktornya atau yang membantu aktor itu, sehingga dapat ditemukan dan diproses secara hukum yang berlaku di negeri kita ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Luki menjelaskan, pelaku pembakaran lainnya dan tempat persembunyiannya sudah dikantongi.

"Kami sudah kantongi nama-nama pelaku lainnya. Kami sudah mengidentifikasinya semua. Kami tahu para pelaku ini sedang berlindung dan mengamankan diri di pondok-pondok pesantren," jelas Luki usai bersilaturahmi dengan Tokoh Agama Sampang di rumah dinasnya Jalan Bengawan, Surabaya, Minggu (26/5/2019).

Untuk melalukan penangkapan pelaku lainnya, Luki mengatakan jika dirinya sudah berkoordinasi dengan ulama dan habaib di Sampang.

"Kiai dan ulama akan membantu kita bahkan menyerahkan pelaku. Kami sudah berkoordinasi kepada kiai di pondok pesantren untuk membantu agar pelaku menyerahkan diri, karena kami sudah punya identitas mereka," jelasnya.


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter