Arak Jowo, Jenis Miras yang Lagi Ngehits di Kalangan Pemabuk

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Mita Kusuma

Salah satu tersangka yang berhasil diamankan di Ngawi.

jatimnow.com - Munculnya puluhan korban minuman keras oplosan di wilayah Jawa Barat, membuat pihak kepolisian antisipasi. Termasuk Polres Ngawi.

Bahkan, seluruh Polsek dibawah Polres Ngawi melakukan razia. Buktinya, ada 6 pelaku yang diringkus, baik pengedar miras maupun pemabuk. Dari 6 pelaku, barang bukti yang disita jenis arak jowo (arjo).

Data yang didapat jatimnow.com, Polsek Sine yang pertama kali merazia arjo. Saat itu, pelaku Tri Yulianto (23) menunggu pembeli di Jalan Raya Sine, Desa/Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

"Langsung kami ringkus. Karena memang saat itu pelaku membawa arjo sebanyak satu botol air mineral isi arjo 1.500 liter," kata Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyomartono, Minggu (15/4/2018).

Pun saat menyusuri di Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, juga meringkus Suyatno (50) yang juga menjadi pengecer kelas teri. Di rumahnya ada dua botol air mineral isi 1.500 ml arjo.

Polsek Kedunggalar juga meringkus penjual arjo yang berkedok berjualan kopi di Dusun Uring-uringan, Desa/Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi. Pemilik warung sekaligus penjual Arjo, Wagiyem ikut dibawa ke Mapolsek Kedunggalar.

"Warung hanya kedok. Karena yang dijual sebenarnya miras. Cukup banyak barang bukti yang kami bawa," urai AKP Eko.

Sebanyak dua jerigen berukuran 15 liter yang berisi arak jowo, diamankan di Mapolsek Kedunggalar.

Selain itu, bergeser ke Polsek Padas, juga meringkus penjual Arjo, Rusdi Saputro (24).

"Ini juga sama, dengan Polsek Sine. Pelaku mau jual beli di pinggir jalan. Membawa 2 botol air mineral isi 1.500 ml. Langsung diproses," urainya.

Tidak mau kalah, Polsek Ngrambe, juga meringkus penjual Arjo di pinggir jalan, Sigit Prasetyo (32) di Jalan raya ngrambe - widodaren masuk Dusun Sanggrahan Desa/Kecamatan  Ngrambe,  Kabupaten Ngawi.

Saat itu pelaku membawa 1 botol minuman berisi minuman keras jenis arak jowo. Botol itu berisi 0.5 liter miras.

Tersangka lain, Parno (50) warga Desa Kedungjajang, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi yang harus berurusan dengan polisi karena membawa arjo.

"Saat itu lagi ada patroli di jembatan panjang masuk Dusun kedungombo, Desa Kedungharjo, Kecamayan Mantingan. Polisi menjumpai seseorang yang mengendarai sepeda motor honda beat warna merah mutih Nopol  AD 6889 adf yang di stangnya tergantung botol terbungkus kresek warna hitam," urainya.

Setelah dicek, lanjut ia,  tas kresek berisi miras jenis Arak jowo yang dikemas di dalam botol bekas air mineral berukuran 1,5 liter.

Pelaku mengaku bahwa miras tersebut dibeli dari daerah Banaran. Selanjutnya pelaku berikut Barang Bukti di bawa / diamankan di Polsek Mantingan guna penyidikan lebih lanjut.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter