Kepala Sekolah di Surabaya Cabuli 6 Siswa, Semua Korban Laki-laki

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Arry Saputra

AS, kepala sekolah cabul saat diwawancarai awak media di Mapolda Jatim

jatimnow.com - Selain melakukan pencabulan, AS (40), kepala sekolah salah satu SMP swasta di Surabaya juga melakukan penganiayaan terhadap para korbannya. Hingga AS ditangkap dan ditetapkan tersangka, polisi mengidentifikasi ada 6 siswa yang menjadi korban.

Kasubdit IV Renakta Polda Jatim AKBP Festo Ari Permana menyebut, 6 korban yang dianiaya dan dicabuli kepala sekolah bergelar magister itu rata-rata berusia 15 tahun dan berjenis kelamin laki-laki. Perbuatan itu dilakukan AS antara Agustus 2018 hingga Maret 2019.

"Dari proses ancaman hingga tindakan pencabulan, korbannya laki-laki semua. Perbuatan yang dilakukan tersangka sudah berlangsung selama enam bulan," jelas Festo, Jumat (5/7/2019).

Festo menambahkan, tersangka memukul para siswa dan melakukan pencabulan saat korban sedang mengabil air wudhu dan berdzikir.

Baca juga:  Miris, Kepala Sekolah Bergelar Magister di Surabaya Cabuli 6 Siswa

"Tersangka memukul punggung korban menggunakan pipa paralon. Dan melakukan perbuatannya saat para korban sedang berwudhu dan berdzikir," bebernya.

Bahkan saat tersangka menganiaya dan mencabuli korban, hal itu diketahui oleh siswa lainnya.

"Menurut keterangan korban, perbuatan tersangka AS juga disaksikan oleh teman-temannya. Jadi korban enam anak ini satu sama lain sama-sama mengetahui apa yang dilakukan tersangka," tambahnya.

Masih kata Festo, pelaku melakukan penganiayaan terhadap 6 korbannya tersebut dengan berbagai alasan. Dari satu korban dengan yang lainnya berbeda.

Aksi bejat AS terbongkar setelah mendapat laporan dari orangtua korban. Di mana pada 3 April 2019 lalu sekolah itu mengadakan pertemuan dengan wali murid untuk membahas nilai anak-anak mereka yang menurun. Saat pertemuan tersebut, salah satu murid ada yang mengaku jika anaknya menjadi korban pencabulan oleh AS.

"Dari pertemuan itu, masing-masing wali murid menanyakan kepada anaknya dan memang benar ada yang menjadi korban pencabulan oleh tersangka AS," ujar Festo.

Kemudian, Festo menerjunkan timnya untuk menangkap sang kepala sekolah setelah salah satu orangtua siswa yang menjadi korban penganiayaan serta pencabulan melapor.

"Berawal dari laporan orangtua murid pada 8 April (2019), tentang penganiayaan dan pencabulan anak di bawah umur, kami mengamankan pelaku," tandasnya.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter