Disatroni Perampok, Nenek Pemilik Toko Kelontong Diikat Mulut Dilakban

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Mita Kusuma

Kinawati, Pemilik toko kelontong korban perampokan.

jatimnow.com - Kompolotan pencuri di Ngawi semakin berani. Setidaknya lima orang melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di rumah dan toko kelontong Trinil Jaya di Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Bahkan si juragan toko kelontong Kinawati (63), Sadinem dan Suparno diikat dengan tali rafia. Mulut ketiganya di lakban agar tidak bisa berteriak saat ke lima pencuri beraksi.

"Kami mendapat laporan dari kepala desa setempat. Memang ketiga orang yang berada di rumah dan toko di lakban serta di tali," kata Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyomartono, Senin (16/4/2018).

Ia mengatakan, dari pengakuan pemilik, dini hari sekitar jam 02.00 wib, pemilik rumah mendengar seperti ada orang berjalan diatas genteng. Kemudian korban mendengar seperti ada orang yg membuka pintu belakang.

"Oleh korban disenter, kemudian lewat pintu belakang masuk 5 orang pelaku. Karena ketahuan, 3 pelaku mengikat Korban, dan penghuni lainnya (Sadinem dan Suparno) dengan menggunakan Tali Rapia mulut korban dilakban," urainya.

Kelima pelaku, lanjut ia, memaksa  korban untuk menunjukkan tempat penyimpanan uang dan perhiasan. Karena terancam, oleh korban ditunjukkan di dirak toko dibawah tumpukan Bihun.

"Setelah berhasil mendapatkan uang dan perhiasan pelaku mengambil rokok berbagai merk di rak Toko, Selanjutnya Pelaku keluar lewat belakang," katanya.

AKP Eko memperinci, uang tunai yang digondol ada Rp. 7.500.000, perhiasan emas ( 2 Gelang, 1Kalung, 1 Liontin, 3 Cincin) dan rokok berbagai Merk, Sebanyak kurang lebih 108 Slop.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter