STIE Perbanas Bekali Mahasiswa Menghadapi Era Perbankan Digital

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Farizal Tito

Seminar di kampus STIE Perbanas Surabaya.

jatimnow.com - Mendorong industri perbankan diera kemajuan teknologi, Program Studi Sarjana Manajemen STIE Perbanas Surabaya gelar Seminar Nasional.

Mengusung tema, “Era Perbankan Digital Peluang dan Tantangan”, seminar tersebut, digelar di kampus STIE Perbanas Surabaya, Selasa (17/4/2018).

Acara yang juga sebagai penutup rangkaian kegiatan Banking and Finance Festival 2018 itu, menghadirkan CEO/President of Mandiri Capital Indonesia, Dr. Eddi Danusaputro, S.E., M. BA., salah satu perusahaan Start up terkemuka dari Bank Mandiri.

Selain itu, dari sisi perbankannya, pembicara yang dihadirkan adalah seorang Komisaris Bank BNI, Dr. Drs. Ec. Joni Swastanto, M.Ec.

Mereka memaparkan sejumlah peluang dan beberapa tantangan pada sistem pembayaran atau keuangan yang dikenal dengan Financial Technology (Fintech).

Komisaris Bank BNI, Dr. Drs. Ec. Joni Swastanto, M.Ec. memaparkan materi seputar tantangan dan strategi teknologi perbankan.

Seprti, dulu orang bergantung ATM untuk transfer, sekarang menggunakan e-banking, m-banking. Sehingga semakin berkembangnya teknologi bank maka makin laku bank itu.

"Dulu semua orang butuh bank, kemudian berkembang menjadi bank butuh nasabah sehingga kantor diperbaiki dan sumber daya manusia (SDM) mulai satpam, front office hingga teller ramah,” tutur Joni.

Sekarang bank tetap juga butuh nasabah dan pendekatan layanan yang dikedepankan adalah online.

“FinTech akan menjadi pesaing bank. Kalau dulu pesaing bank payment. Nasabah baru selalu ditolak bank ketika mengajukan kredit. Sekarang orang yang baru lulus kuliah sekali pun mudah dilayani bank. Secara umum FinTech mengedepankan bisnis,” imbuh Joni

President of Mandiri Capital Indonesia, Dr. Eddi Danusaputro, S.E., M. BA., menegaskan tantangan perbankan sekarang adalah FinTech. Sehingga, perbankan sendiri ditantang menjadi perusahaan teknologi.

"Contohnya, Alibaba dijadikan contoh sebagai perusahaan yang kini tidak lagi menggarap bisnis ke bisnis. Namun sudah masuk ke ranah bisnis asuransi dan lainnya," paparnya.

Sementara itu, Ketua STIE Perbanas Surabaya, Dr. Lutfi, SE., M.Fin., mengatakan kegiatan ini rangkaian tujuh kegiatan yang dimulai sejak akhir 2017. Dimulai dengan pembukaan Galerry Pasar Modal, dan disusul berbagai kegiatan lainnya.

“Revolusi Industri 4.0 ini banyak mengubah pola pikir. Perubahan ini tak hanya menuntut perubahan industri tapi juga menuntut para dosen menyiapkan lulusan yang siap dipekerjakan di industri maupun dibidang keuangan,” papar Lutfi.

Lutfi berharap STIE Perbanas menguatkan posisi Surabaya sebagai rujukan industri perbankan dan keuangan di Tanah Air.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Tinggalkan Komentar

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter