Enam Orang di Ngawi Diduga Keracunan Jamu Racikan

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Mita Kusuma

Korban dirawat setelah minum jamu racikan

jatimnow.com – Diduga keracunan setelah meminum jamu racikan, 6 orang di Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi menjalani perawatan.

Keenam orang tersebut meminum jamu racikan yang dibuat oleh penjual jamu keliling Sulasih (42) dan kini dirawat di puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soeroto.

"Ada 6 orang yang keracunan setelah minum jamu racikan yang dibuat Sulasih," kata Kapolsek Pitu, Iptu Subandi, Senin (22/7/2019).

Dari penyelidikan polisi, diketahui sebelumnya ada 10 meminum jamu racikan dari penjual keliling. Mereka memesan jamu cap Tawon yang dicampur dengan racikan yang dibuat oleh penjual jamu berupa rempah-rempah, anggur hitam dan beras kencur.

Setelah meminum jamu racikan ini, enam orang mengalami keracunan dengan merasakan mual, pusing dan muntah-muntah.

Keenam orang tersebut yaitu Sumanto (57), Supinah (55), Sarwan (49), Kasiran (45), Sugeng (50) dan Purwanto (36).

Kondisi yang semakin melemah, membuat keenam orang yang keracunan itu dirujuk ke Puskesmas Pitu. Setelah mendapatkan perawatan, 3 orang kondisinya semakin memburuk yaitu Sumanto, Supinah dan Sarwan.

Ketiga korban yang kondisinya semakin memburuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Soeroto Ngawi.

"Kondisi ketiganya semakin mengkhawatirkan. Sampai sekarang belum diperbolehkan pulang oleh dokter," ujarnya.

Untuk korban Sugeng masih dilakukan perawatan di Puskesmas Pitu, sedangkan Kasiran dan Purwanto karena kondisinya semakin membaik telah diperbolehkan pulang.

"Untuk yang dirawat di Puskesmas mungkin besok sudah boleh pulang," lanjutnya.

Ia melanjutkan, untuk Sulasih yang meracik jamu dilakukan pemeriksaan. Diketahui jika pembuat jamu mencampur jamu yang dibuat home industry di Kabupaten Sragen dengan racikannya.

Untuk barang bukti telah dilakukan penyitaan dan dikirim ke laboratoriun guna dilakukan pemeriksaan kandungan dari jamu tersebut.

"Untuk penjual jamu gendong kami kenakan Pasal 196 dan atau pasal 197 UU RI no 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Ancaman hukumannya paling lama 15 tahun penjara," pungkasnya.

 


jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter