Pixel Code jatimnow.com

Warga Ponorogo Hilang Terseret Air Sungai Brantas di Blitar

Editor : Narendra Bakrie Reporter : CF Glorian
Tim gabungan memeriksa tas yang diduga milik warga Ponorogo yang hilang tenggelam di Sungai Brantas Blitar
Tim gabungan memeriksa tas yang diduga milik warga Ponorogo yang hilang tenggelam di Sungai Brantas Blitar

jatimnow.com - Seorang pemuda bernama Edi Wahyudi (24), dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Brantas, Dusun Mojo, Desa Plosoarang, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, sekitar pukul 14.00 Wib, Rabu (27/11/2019).

Korban Edi Wahyudi merupakan warga asal Dusun Jetak, Desa Bajang, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Sejumlah saksi mata menyebut bila melihat korban sedang mandi kemudian terseret arus air di Sungai Brantas tersebut.

Melihat korban terseret air, para saksi lalu memberitahukan orang yang berada di seberang sungai. Informasi itu pun kemudian sampai ke Polsek Sanankulon.

"Ada tiga orang yang melihat korban berenang. Saat kejadian, para saksi sedang memancing di seberang sungai kemudian melihat korban terseret air dan sempat muncul ke permukaan sambil menyemburkan air," kata Kapolsek Sanankulon, AKP Agus Tri Susetyo.

Baca juga:
Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Gandong, Temannya Histeris

Sampai di lokasi, sejumlah anggota Polsek Sanankulon hanya menemukan tas milik diduga korban. Tas itu berisi pakaian dan identitas korban. Mereka sempat mencari korban dengan menyisir tepi sungai, tapi tubuh korban tidak terlihat lagi.

"Yang pasti identitas korban sudah kami temukan dan kami sudah menghubungi keluarganya di Ponorogo," ungkapnya.

Baca juga:
Begini Kronologi Hilangnya Pelajar di Kali Konto Jombang Hingga Ditemukan Tewas

Untuk mencari korban, polisi saat ini sedang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar serta Basarnas Pos SAR Trenggalek.

Pantauan di lokasi, aliran air Sungai Brantas memang cukup deras. Terdapat pusaran air di titik korban diduga berenang dan terseret air. Proses pencarian korban hingga pukul 17.25 Wib, masih dilakukan.

Peristiwa

Si Jago Merah Bakar Pasar di Siang Bolong

"Kios belum terbuka, setelah mengetahui hal tersebut warga berusaha untuk memadamkan api dengan cara membuka paksa ruko tersebut," kata Iptu Jaenuri.