jatimnow.com
Dua Pelajar Mandi Sambil Naik Motor di Kota Pasuruan, Ini Kata Polisi

Screenshot video yang beredar dua pelajar di Kota Pasuruan mandi sambil mengendarai motor

jatimnow.com - Beredarnya video dua pelajar SMA di Kota Pasuruan yang melakukan aktifitas mandi sambil mengendarai motor mendapat tanggapan dari polisi.

Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota, AKP Achmady mengatakan kedua remaja itu berinisial I dan S merupakan pelajar di salah satu SMA di Kota Pasuruan.

Baca juga:  Video Dua Pelajar Mandi Sambil Naik Motor di Kota Pasuruan Bikin Gaduh

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

"Setelah kami telusuri untuk memastikan kebenarannya, mereka kami panggil. Sebab video mereka yang mengendarai motor sambil mandi tersebut sangat meresahkan masyarakat," kata AKP Achmady, Jumat (13/12/2019).

Sebagai bentuk hukuman karena membahayakan pengguna jalan dan membahayakan diri sendiri karena tidak memakai helm, ia mengaku melakukan pembinaan terhadap keduanya karena melanggar undang-undang ketertiban berlalu lintas.

"Kami mengimbau agar maayarakat jangan sekali-kali meniru membuat konten video seperti itu. Karena hal itu melanggar ketertiban lalu lintas dan juga membahayakan diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.

Dalam video berdurasi 28 detik yang beredar tersebut, keduanya yang mengenakan celana pendek melakukan aktifitas mandi di Jalan Pahlawan yang merupakan pusat pemerintahan Kota Pasuruan.

Selain mengundang reaksi warganet, masyarakat pun dibuat geram dengan aksi kedua pelajar tersebut. Mereka meminta kedua remaja tersebut ditilang.

Menurut warga, aksi mereka tidak patut ditiru dan bisa membahayakan lalu lintas.

"Ya seharusnya itu ditilang. Pembinaan saja tidak cukup. Selain membahayakan diri sendiri, aksi mereka juga membahayakan orang lain," kata Tekad warga Jalan Pahlawan, Kecamatan Panggungrejo ini.

Hal berbeda disampaikan oleh Rivan Aria. Menurutnya, aksi remaja tersebut tidak perlu ditilang dan hanya diberikan pembinaan agar mereka sadar berlalu lintas yang benar.

"Itukan tidak mengganggu. Biasalah mereka kan hanya bercanda. Anak muda kan masih mencari identitas diri. Jadi gak perlu ditilang. Cukup diberi pemahaman yang tegas. Agar mereka tidak mengulanginya lagi," pungkas Rivan.

Sebelumnya, video yang diupload DAna Blozzom pada (10/12/2019) ini langsung dibagikan 408 kali ke berbagai grup, memdapat like 125 dan 55 komentar.

Loading...

Berbagai tanggapan bermunculan atas viralnya video tersebut. Ada yang tertawa dan ada yang menghujat atas aksi kedua pemuda tersebut.

 

Berita Terkait