PLN Ponorogo Merugi Rp 3 Miliar Selama 2019 Akibat Pencurian Listrik

Editor: Narendra Bakrie / Reporter: Mita Kusuma

Manager PLN UP3 Ponorogo, Redi Suzanto

jatimnow.com - PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ponorogo mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 3 miliar sepanjang tahun 2019. Kerugian itu disebut akibat akibat pencurian arus listik.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ponorogo Redi Suzanto mengatakan, kerugian itu akibat pencurian listrik yang diduga dilakukan oleh warga di wilayah UP3 Ponorogo, mulai dari Kabupaten Ponorogo, Pacitan dan Trenggalek.

"(Kerugian) kurang lebih Rp 3 miliar. Itu di tiga kabupaten wilayah kami," sebut Redi Suzanto, Senin (16/12/2019).

Dia menyatakan, pencurian rata-rata terjadi berasal dari rumah tangga, yaitu pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA. Sebab menurutnya, banyak warga mencuri arus listrik saat menggelar hajatan.

"Pencurian listrik terjadi pada bulan Januari hingga September 2019," terang Redi.

Redi mengaku, saat ini pekerjaan rumah dari PLN yaitu harus melakukan sosialisasi lebih masif lagi kepada masyarakat. Hal itu agar tidak terjadi lagi pencurian. Saat ini, PLN melakukan penyebaran poster dan brosur kepada masyarakat.

"Brosurnya tekait keselamatan lingkungan dan pelarangan pemakaian listrik legal," tambahnya.

Disinggung soal pelanggan yang melakukan pelanggaran, PLN masih menerapkan sanksi administratif dan belum ditindak secara hukum pidana.

"Kita, PLN masa tega kepada pelanggan 450 VA atau 900 VA kalau dipidanakan. Kita berikan sanksi administratif berupa tagihan susulan," papar Redi.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter