jatimnow.com - Sebuah sumur mengeluarkan gas beracun yang berada di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi menyebabkan satu orang tewas dan seorang mengalami kritis, pada Minggu (29/12/2019).
Korban yang tewas setelah menghirup gas beracun di dalam sumur adalah Sugeng (60), sedangkan Budiono (30), mengalami kritis.
"Untuk Budiono masih bisa terselamatkan walau kondisinya kritis, sedangkan untuk Sugeng meninggal," kata Kapolsek Geneng, AKP Dhanang Prasmono, Senin (30/12/2019).
Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, diketahui Sugeng pamit pada keluarganya untuk memperbaiki pompa air yang terletak di dalam sumur yang memiliki kedalaman 5 meter. Datanglah Budiono bermaksud menemui Slamet untuk meminta air sumur guna mengairi tanaman bawang merah.
"Dipanggil oleh Budiono, korban tidak menyahut. Curiga, ia melongok ke dalam dan melihat temannya tersebut terdiam di dasar sumur," ujarnya.
Baca juga:
Tingkatkan Pengelolaan Lingkungan di Bangkalan, PHE WMO Kembali Raih Proper Emas
Budiono kemudian mencoba turun ke dasar sumur untuk membantu rekannya. Sayangnya, usaha tersebut tidak berhasil karena Budiono ikut keracunan.
"Budiono sempat berteriak minta tolong dan kemudian pingsan. Teriakannya terdengar oleh orang-orang yang ada di sawah," jelasnya.
Baca juga:
Petani Lamongan Mulai Rasakan Manfaat Kebijakan Harga Gabah Presiden Prabowo
Warga kemudian datang ke lokasi dan mencoba menyiramkan air ke dalam sumur dengan maksud mengurangi dan menghilangkan gas.
"Warga kemudian dapat membawa ke dua korban ke atas dan langsung dibawa ke Puskesmas Geneng," terangnya sambil menyebut untuk korban Budiono kemudian dirujuk ke RS Widodo Ngawi.
URL : https://jatimnow.com/baca-22555-hirup-gas-beracun-dari-dalam-sumur-seorang-petani-tewas-dan-1-kritis