Pixel Code jatimnow.com

Banjir Bandang, Tembok Belakang Koramil Wongsorejo Banyuwangi Ambrol

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Hafiluddin Ahmad
Anggota Koramil bersama Polsek bersih-bersih sisa banjir
Anggota Koramil bersama Polsek bersih-bersih sisa banjir

jatimnow.com - Tembok belakang Koramil Wongsorejo, Banyuwangi ambrol setelah diterjang banjir bandang pada Rabu (8/1/2020). Beberapa rumah warga juga terendam air sekitar 50 sentimeter.

Kapolsek Wongsorejo, AKP Kusmin mengatakan banjir itu terjadi sekitar pukul 13.30 Wib. Debit air sungai yang berada di di sebelah Koramil naik.

Akibatnya air meluap ke markas Koramil dan sejumlah rumah penduduk. Kondisi ini diduga dipicu adanya sumbatan di bawah jembatan.

"Kejadian ini mengakibatkan tembok belakang Koramil jebol dan merendam kantor Koramil Wongsorejo serta beberapa rumah di samping jembatan," kata AKP Kusmin, Kamis (9/1/2020).

Karena terendam air, kata Kusmin, sejumlah perabotan milik warga pun rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Petugas bersama warga bahu membahu membersihkan material penyumbat aliran sungai.

Baca juga:
Siaga Banjir, Gubernur Khofifah Kunjungi Warga Terdampak di Lamongan

Dikonfirmasi terpisah, anggota Koramil Wongsorejo, Serka Nurhadi membenarkan markas Koramil Wongsorejo tergenang akibat luapan air.

Saat ini seluruh anggota Koramil sedang membersihkan sisa-sisa sampah dan lumpur yang terbawa air.

"Terendam air kurang lebih selutut, sekitar 50 sentimeter. Kalau di belakang kantor hampir 2 meter. Genangan air terjadi kurang lebih sekitar dua jam mulai pukul 13.30 Wib sampai 14.30 Wib," katanya.

Baca juga:
Terdampak Banjir, Siswa di Lamongan Inisiatif Bersihkan Sungai Dari Eceng Godok

Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun sejumlah perabotan dan peralatan di kantor Koramil Wongsorejo mengalami kerusakan akibat genangan air.

"Kerugian materiil Koramil sekitar Rp 20 juta," tukasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam