jatimnow.com
Kantongi 'Tiket' PAN, Machfud Arifin Disarankan Gandeng Milenial

Ketua PAN Jatim Masfuk (tengah) dan Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin (dua dari kiri)

jatimnow.com - Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin bak menjadi magnet. Tidak sedikit partai politik yang menginginkan dia maju meneruskan Wali Kota Tri Rismaharini, memimpin Surabaya.

PAN menjadi partai yang pertama kali memberikan rekomendasi pada Machfud Arifin sebagai Calon Walikota (Cawali) Surabaya.

Penyerahan rekomendasi dipimpin Ketua PAN Jatim Masfuk, pada Rabu (15/1/2020) malam di Kantor DPW PAN, Jalan Darmo Kali, Surabaya.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

"Kita doakan semoga Allah SWT memberikan jalan yang terbaik buat beliau (Machfud Arifin). Memberikan kemenangan untuk beliau. Amanah ini saya serahkan pada Pak Machfud dan amanah ini mohon diemban secara baik-baik. Dan insyaAllah masyarakat Surabaya akan mendapatkan kemajuan yang luar biasa," kata Masfuk.

"Kita memberikan surat rekomendasi dari DPP kepada Pak Machfud, untuk mencari pasangannya, mencari jejaring supaya persyaratannya lengkap," tambah Masfuk saat dihubungi jatimnow.com, Kamis (16/1/2020).

Masfuk menegaskan, PAN menyerahkan sepenuhnya sosok Calon Wakil Wali Kota Surabaya yang akan berpasangan dengan mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim untuk Jokowi-Ma'ruf Amin itu.

"Kalau pasangannya milenial, wow iki apik maneh (ini lebih bagus lagi). Tapi sopo ae lah, monggo (tapi siapa saja, terserah). Nanti akan dipertimbangkan oleh beliau. Bagi PAN, seng penting iso dandang gawe bareng noto Suroboyo (yang penting bisa bekerjasama menata Surabaya)," jelasnya.

Penyerahan rekom tersebut juga disaksikan oleh Ketua DPD PAN Kota Surabaya, pengurus DPW PAN Jatim hingga Barisan Muda PAN serta Perempuan PAN.

Masfuk meminta kepada Machfud Arifin agar secepatnya berkomunikasi dengan partai lain, karena jumlah kursi PAN di parlemen tidak mencukupi.

"Rekom kita serahkan ke beliau. Yang jelas itu masih proses. Semua partai-partai yang lain juga memberikan rekom. Rekom seperti PAN ini hanya tiga kursi nggak cukup. Dengan demikian, kita berikan rekom kepada Pak Machfud untuk mencari gandengannya, mencari partai lain untuk melengkapi sesuai persyaratannya. Kalau semuanya sudah lengkap, baru SKP penetapan diberikan," terangnya.

Mantan Bupati Lamongan dua periode ini menegaskan, PAN memberikan rekomendasi kepada Machfud Arifin sebagai Cawali Surabaya, karena melihat sosok Machfud yang cocok untuk karakter Kota Surabaya.

"Karena beliau itu eksekutor, mempunyai visi membangun. Dia orangnya tas tes tas tes atau cekatan, konkrit. Di samping itu, beliau arek Suroboyo. Itu sangat cocok," ungkapnya.

Ia menyebut bahwa mantan Kapolda Jatim itu memiliki visi dalam bekerja, bisa berkoordinasi dengan jejaringnya, dengan masyarakat juga egaliter hingga dekat dengan ulama dan tokoh agama.

"Dan itu sangat cocok melanjutkan di Surabaya setelah Bu Risma. Jadi Pak Machfud, orangya punya visi dalam mengambil langkah. Sebagai pemimpin itu punya visi dan karakternya Suroboyo betul orangnya. Bicaranya tas tes, kerjanya juga tas tes," sambung Masfuk.

Masfuk mengungkapkan, Machfud Arifin juga tidak terlalu banyak teori dalam bekerja, tetapi dapat bekerja dengan baik dan punya visi.

"Oleh karena itu kebutuhan orang Surabaya dalam rangka untuk melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh Bu Risma. Bahkan, insyaAllah bisa dikembangkan sebagai dasar yang diberikan oleh Bu Risma, maka beliau cocok orangnya," jelasnya.

Loading...

Ditambahkan Masfuk, PAN mulai dari tingkat Surabaya hingga DPW dan DPP sudah tidak meragukan lagi untuk mengusung Machfud Arifin sebagai Cawali Surabaya.

"Jangan lupa, Pak Machfud itu kita minta, karena ini figur yang sangat diperlukan untuk Kota Surabaya meneruskan Bu Risma. Surabaya itu dibangun di samping untuk masyarakat Surabaya, tapi Surabaya itu sesungguhnya untuk Jawa Timur dan Indonesia," terangnya.

Ia menegaskan kembali, PAN menyerahkan sepenuhnya kepada Machfud Arifin untuk memilih pasangannya di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya yang digelar tahun ini.

"Intinya PAN itu bagaimana bisa bergandengan tangan bisa membangun Surabaya menjadi lebih hebat lagi dari apa yang sudah dilakukan Bu Risma. Kan itu harapan masyarakat. Tentunya, masyarakat tidak mengharapkan Surabaya terjadi penurunan. Tetapi kemajuan yang lebih baik lagi," tandasnya.

Berita Terkait