jatimnow.com

Pilwali Surabaya 2020

Blusukan di Pasar Kapasan Surabaya, Machfud Arifin Disambati Pedagang

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Jajeli Rois
Machfud Arifin saat blusukan ke Pasar Kapasan Surabaya 🔍
Machfud Arifin saat blusukan ke Pasar Kapasan Surabaya

jatimnow.com - Pedagang Pasar Kapasan Surabaya wadul atau menyampaikan keluh kesahnya kepada Calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin, Rabu (11/3/2020).

Keluhan itu disampaikan para pedagang saat Machfud Arifin blusukan Pasar Kapasan, yang merupakan salah satu pusat grosir pakaian di Surabaya. Para pedagang juga meminta Machfud Arifin merevitalisasi pasar itu ketika diberi amanah menjadi Wali Kota Surabaya.

"Kita ingin ada perubahan di Pasar Kapasan ini. Kita ingin bisa bersaing dengan pasar modern lainnya," ucap pedagang Pasar Kapasan, H Romli.

Loading...

Ibu-ibu di Pasar Kapasan Surabaya antre foto bersama Machfud ArifinIbu-ibu di Pasar Kapasan Surabaya antre foto bersama Machfud Arifin

Selain itu, kehadiran calon wali kota Surabaya penerus Tri Rismaharini itu disambut antusia para pedagang maupun pembeli. Ibu-ibu di sana ramai-ramai foto bersama Machfud Arifin.

"Saya baru pertama kali ke Pasar Kapasan. Luar biasa antusiasme warga di sini, terus disambut dengan tumpeng segala," ujar Machfud Arifin.

Mantan Kapolda Jatim ini pun blusukan ke lorong-lorong Pasar Kapasan sembari menanggapi sambatan (keluhan) dan permintaan para pedagang.

"Ada satu permintaan dari pedagang, kalau bisa pasar ini harus diperbaiki, harus direvitalisasi," ungkapnya.

Machfud Arifin bersama para pedagang Pasar Kapasan SurabayaMachfud Arifin bersama para pedagang Pasar Kapasan Surabaya

"Saya sampaikan, revitalisasi pasar itu sudah masuk dalam program saya. Merevitalisasi pasar supaya orang berjualan dan orang yang membeli harus nyaman segalanya. Kebersihan harus dijaga biar semakin ramai di sini," jelas arek asli Ketintang, Surabaya ini.

Untuk diketahui, Machfud Arifin maju sebagai calon wali kota Surabaya diusung koalisi partai politik, yaitu PKB, PAN, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PPP dan Partai NasDem.

Loading...