jatimnow.com

Rumah Sakit di Mojokerto Rawat Dua PDP Virus Corona

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Achmad Supriyadi
Aktivitas di RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com) 🔍
Aktivitas di RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto (Foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pasien dalam pengawasan (PDP) Virus Corona atau Covid-19 dirawat di ruang isolasi RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Juru bicara RSUD Prof dr Soekandar Gigih Setiawan mengatakan, dua orang PDP dewasa dan balita itu masuk pada Selasa (17/3/2020).

"Ada dua yang berumur 52 tahun datang sendiri dengan keluhan batuk, nyeri telan sama ketika difoto ronsen ada gambaran, ada pneumonia dan dia dari Bali dari wilayah yang terjangkit tranmisi lokal. Dan itu kita awasi karena memenuhi syarat PDP," ujar Gigih kepada jatimnow.com, Rabu (18/3/2020).

Loading...

"Untuk yang umur 4 tahun kiriman dari RS Sakinah, dia habis dari Bandung. Keluhannya sama sempat panas batuk, masuk Selasa (17/3) malam. Keduanya warga Mojokerto," imbuhnya.

Menurut Gigih, kondisi kedua PDP itu semakin membaik setelah menjalani perawatan di ruangan isolasi.

Ruang isolasi RSUD Prof dr Soekandar, MojokertoRuang isolasi RSUD Prof dr Soekandar, Mojokerto

"Saat ini untuk laki-laki 52 tahun membaik, batuk sudah jarang, tidak ada sesak, tidak panas, makan minum sudah baik, alhamdulillah ada perbaikan secara klinis. Untuk yang anak-anak tidak panas, makan minum baik tapi masih ada batuk," ungkapnya.

Gigih melanjutkan, dua PDP ini belum dilakukan swab karena VTM (Virus Transport Media) masih mengajukan dan besok akan mengambil VTM di Dinas Kesehatan Provinsi Jatim.

"Belum swab, insyaAllah VTM masih mengajukan dan besok tenaga lab kita diminta mengambil VTM ke dinas kesehatan provinsi dan itu wewenang ranah dinas kesehatan kabupaten. Kalau kita dari rumah sakit hanya di media klinis, untuk pengambilan swab yang memfasilitasi dinas kesehatan kabupaten ke dinas kesehatan provinsi," bebernya.

Hingga saat ini, RSUD Prof dr Soekandar sudah merawat empat PDP dan dua orang sudah diperbolehkan pulang.

"Insya Allah kami akan menambah tiga ruang isolasi, jadi akan menjadi enam.

Gigih yang juga dokter spesialis paru ini memberikan tips guna mencegah Virus Corona dengan beberapa cara.

"Tidak boleh takut berlebihan, kedua biasakan cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh sesuatu, perilaku hidup bersih dan sehat, makan yang bergizi 4 sehat 5 sempurna, tidak bepergian di tempat yang ditengarai menjadi tempat transmisi lokal, hindari tempat berkumpul dengan banyak orang dan yang penting segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika ada keluhan mengenai saluran pernapasan," pungkasnya.

Loading...