jatimnow.com

18 Pekerja Migran asal NTB Diamankan di Tol Surabaya-Gempol

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Moch Rois
18 pekerja migran asal NTB diamankan Sat PJR Polda Jatim 🔍
18 pekerja migran asal NTB diamankan Sat PJR Polda Jatim

jatimnow.com - Sat PJR Polda Jatim mengamankan sebuah kendaraan Elf bernopol B 7038 EXA yang membawa 18 wanita calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) di Tol Surabaya-Gempol, Senin (11/5/2020).

Kasat PJR Polda Jatim, Kompol Dwi Sumrahadi mengatakan mereka diamankan tepatnya saat berada di rest area KM 754.

"Mereka tidak jadi kerja ke luar negeri karena pandemi Virus Corona (Covid-19)," katanya.

Loading...

Ia menyebut, pengamanan dilakukan terkait perjalanan keluar daerah tanpa dilengkapi persyaratan administrasi yang sesuai dan tidak mematuhi aturan PSBB (physical distancing dalam kendaraan).

Kronologinya, Unit 211 melaksanakan patroli dari Surabaya mengarah ke Sidoarjo.

"Kami mengamankan kendaraan Elf yang diduga memuat penumpang mudik," ujar dia.

"Di mobil Elf ditemukan 18 orang wanita dan satu sopir. Informasi dari penumpang tersebut bahwa mereka adalah calon TKI yang dipulangkan kembali ke daerah asal dikarenakan gagal berangkat saat masa pandemi Covid 19," tegasnya.

Ia memaparkan, mereka membawa surat dari Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia wilayah Jakarta bahwa calon pekerja migran tersebut akan dikembalikan ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sambil menunggu penempatan PMI di buka kembali oleh pemerintah.

Identitas berupa KTP sesuai daftar terlampir dari surat Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia wilayah Jakarta. Para calon PMI diketahui tidak memiliki hasil rapid tes dan surat keterangan sehat.

Petugas kemudian menurunkan penumpang untuk dilakukan pengecekan suhu badan dengan thermo gun oleh tim kesehatan pelayanan Tol Jasa Marga dengan hasil seluruhnya normal.

Ke 18 orang itu dibawa ke Induk PJR Jatim II dan telah berkoordinasi dengan pihak Gugus Tugas Covid 19 Propinsi Jawa Timur untuk dilakukan rapid test.

"Kami berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur untuk membantu pemulangan calon PMI itu ke tempat asal NTB dengan menambah 3 unit mobil penumpang," tandasnya.