Pixel Codejatimnow.com

Pilwali Surabaya 2020

Dukung Machfud Arifin untuk UKM di Surabaya Lebih Berdaya dan Maju

Editor : Narendra Bakrie  Reporter : Jajeli Rois
Ny Lita Machfud Arifin saat memberikan pemaparan di depan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tergabung dalam UKM Surabaya Maju
Ny Lita Machfud Arifin saat memberikan pemaparan di depan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tergabung dalam UKM Surabaya Maju

jatimnow.com - Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tergabung dalam UKM Surabaya Maju menginginkan Machfud Arifin menjadi wali kota Surabaya.

Mereka optimis, di bawah kepemimpinan Machfud Arifin dengan dukungan istrinya Ny Lita Machfud Arifin, pelaku UMKM di Surabaya akan lebih berdaya dan maju.

"Berangkat dari keprihatinan kita sebagai UKM dan keinginan kita UKM Surabaya untuk bisa mengembangkan produk-produk dari hasil karya ini," ujar Ketua UKM Surabaya Maju, Cicim Rahmawati di Gedung Machfud Arifin Center, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Minggu (28/6/2020).

"Keprihatinan kita hanya berkutat di satu kota saja. Dan kita ingin berkembang dan pemasaran menjadi lebih baik," tambahnya.

Cicim yang sudah 10 tahun bergelut sebagai pelaku UKM di bidang pembuatan tas dari karung goni dan produk lainnya ini menambahkan bahwa selama ini sudah terbantu.

"Tapi dengan kondisi saat ini dan kondisi dunia semacam ini sangat tidak bagus kalau UKM itu hanya berkutat di dalam kota," terangnya.

Ny Lita Machfud Arifin saat memberikan pemaparan di depan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tergabung dalam UKM Surabaya MajuNy Lita Machfud Arifin saat memberikan pemaparan di depan para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang tergabung dalam UKM Surabaya Maju

Cicim maupun pelaku UKM lainnya sangat yakin dan optimis kehadiran Machfud Arifin sebagai wali kota Surabaya nantinya dapat membawa perubahan bagi UKM menjadi lebih baik.

"Kita sangat yakin dan optimis dengan kehadiran Bapak Machfud Arifin, figur yang sangat diidamkan. Ketika beliau menjabat Kapolda Jatim, banyak perubahan. Itu juga memberikan nilai bagi kita sebagai UKM. Dan kita sangat menantikan adanya perubahan karena kita tidak ingin menjadi katak dalam tempurung," jelasnya.

Para pelaku UKM ini juga bertemu dan mendengarkan pemaparan dari Ny Lita Machfud Arifin.

Menurut Cincim, Ny Lita yang juga pengurus Dewan kerajinan Nasional (Dekranas) itu membawa harapan dan menumbuhkan optimisme pelaku UKM untuk bisa lebih berkembang, tidak hanya di tingkat Kota Surabaya saja, tapi juga tingkat provinsi, nasional dan harapannya bisa tembus ke mancanegara.

"Teman-teman menyambutnya dan sangat optimis apa yang disampaikan oleh Bu Lita," terangnya.

Ketua UKM Surabaya Maju, Cicim RahmawatiKetua UKM Surabaya Maju, Cicim Rahmawati

Baca juga:
Machfud Arifin Ikhlas dan Doakan Eri Cahyadi-Armudji

Sementara Lita Machfud Arifin menyebut bahwa hari ini ada dua sesi deklarasi, salah satunya pernyataan sikap dari UKM Surabaya Maju mendukung Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin.

"Mereka dari UKM Surabaya Maju, pengurusnya datang ke saya mengajukan dan ingin mendeklarasi menjadi pendukung Pak Machfud Arifin," ujar Lita.

"Mereka datang ke rumah saya dan mereka minta diacarakan deklarasi, ternyata pendukungnya sangat banyak dari UKM Surabaya Maju ini," tambahnya.

Lita mengaku siap mensupport Cawali Machfud Arifin. Jika pada 9 Desember 2020 nanti terpilih sebagai Wali Kota Surabaya, Lita menyampaikan banyak program-program untuk para pelaku UKM atau UMKM.

Di antaranya memberikan pelatihan-pelatihan bagi pelaku pemula UKM untuk bisa menghasilkan produk-produk. Setelah pelatihan, mereka tidak dilepaskan begitu saja, tapi juga selalu dipantau dan dibantu untuk menghasilkan produk yang layak dijual di pasaran, tidak hanya di Surabaya saja, tapi juga bisa bersaing dengan produk-produk dari daerah lain.

"Serta mengenalkan dan memasarkan produk UKM dari Surabaya ke daerah lain," tuturnya.

Nantinya akan dibagi klaster UKM mulai dari pemula, kecil, menengah hingga menjadi besar. Bagi UKM yang sudah besar, nantinya akan bergandengan dengan UKM-UKM yang masih kecil.

Baca juga:
Kuasa Hukum MAJU Sayangkan Dana Kampanye Erji Nol Rupiah Tak Ditindak

"Misalnya UKM yang sudah besar dapat order, nantinya akan menggandeng dan bersinergi dengan UKM-UKM kecil tapi tetap melalui quality control," terangnya.

Selain itu, Lita juga berharap ada wadah tersendiri bagi lokasi pemasaran para UKM di setiap pasar-pasar yang ada.

"Ke depannya seorang istri wali kota kan Ketua PKK dan juga Ketua Dekranasda yang bertanggungjawab tentang UKM. Mereka itu harus diberi pelatihan, pembimbingan, bantuan permodalan juga. Permodalan yang mereka inginkan tanpa agunan," katanya.

"Ke depannya saya ingin mereka itu tersentralisasi. Misalnya UKM makanan minuman itu di satu lokasi seperti di Jakarta ada di Blok M Square itu ada pusat jajanan pasar pagi hari mulai subuh sampai jam 8, itu pusat kue-kue segala macam. Jadi memudahkan orang mencari kue," paparnya.

Diharapkan ke depan, di setiap pasar di Surabaya tersedia produk-produk UKM yang tersentralisasi dalam satu produk.

"Misalnya handycraft ada di Pasar Tunjungan. Jadi setiap area punya kelebihan dan keunggulan masing-masing, punya sentra-sentra, sehingga membuat turis-turis domestik itu senang. Oh ke area sana, oh ke area sini. Itu ke depannya yang saya inginkan," jelasnya.

Aston Gresik Hadirkan Tema 1001 Nights of Ramadan
Ekonomi

Aston Gresik Hadirkan Tema 1001 Nights of Ramadan

"Anda dapat menikmati buka puasa bersama keluarga mulai dari Rp 100.000 nett/orang di Nira Restaurant," kata Chef Executive ASTON Gresik Hotel & Conference Center, Petrus Nyo.