jatimnow.com
Pilihan Pembaca: Tawuran di Suramadu hingga Obat Covid-19 dari Unair

Tiga bandit motor diringkus Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Dari sejumlah berita yang disajikan jatimnow.com pada Minggu (16/8/2020), tiga di antaranya menjadi berita pilihan pembaca.

Mulai dari berita berjudul 'Tawuran 2 Kelompok di Jembatan Suramadu, 2 Pemuda Alami Luka Tusuk' hingga 'Obat Covid-19 Unair Diklaim Efektif 98 Persen Kini di Tahap Izin BPOM'.

Tawuran 2 Kelompok di Jembatan Suramadu, 2 Pemuda Alami Luka Tusuk

Dua pemuda ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jembatan Suramadu arah Surabaya, Sabtu (15/8) malam.

Kedua korban berinisial MR dan RK asal Desa Galis, Bangkalan, Madura. Mereka terluka parah akibat ditusuk benda tajam.

Korban inisial MR, luka tusuk di perut dan RK dengan luka tusuk di leher dan diduga menjadi korban penusukan usai terlibat perkelahian. Saat ini keduanya tengah menjalani perawatan di RSUD dr Mohamad Soewandhie.

Dari informasi yang dihimpun, dua pemuda tersebut menjadi korban pengeroyokan setelah terlibat perkelahian antara dua kelompok gara-gara saling balas menggeber knalpot motor.

3 Bandit Curanmor Spesialis Perumahan dan Kos di Surabaya Ditangkap

Tim 3 Opsnal Unit Resmob Satreksrim Polrestabes Surabaya menangkap 3 pelaku spesialis curanmor yang kerap beraksi di perumahan dan kos di Kota Pahlawan. Mereka ditangkap di kawasan Tambak Wedi.

Para pelaku adalah Rizki Ragil Pamungkas (19) dan Eka Juniawan (27), keduanya asal Ambengan Batu serta Arif (27) warga Kapas Madya Surabaya.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana mengatakan ketiga pelaku mencuri motor di rumah kost di kawasan Siwalankerto

Obat Covid-19 Unair Diklaim Efektif 98 Persen Kini di Tahap Izin BPOM

Penemuan kombinasi obat Covid-19 kini sudah masuk tahap izin produksi dan izin edar. Kombinasi obat temuan tim gabungan antara Universitas Airlangga (Unair), Badan Intelijen Negara (BIN), TNI AD, dan BPOM tersebut merupakan sebagai obat Covid-19 pertama di dunia.

Loading...

Rektor Unair, Prof Nasih menjelaskan bahwa obat tersebut merupakan kombinasi dari berbagai macam obat, namun oleh BPOM dianggap sebagai sesuatu yang baru.

"Tentu karena ini akan menjadi obat baru, maka diharapkan ini akan menjadi obar Covid-19 pertama di dunia," ujarnya dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (16/8/2020).

Berita Terkait