jatimnow.com
Kisah Kedekatan Machfud Arifin dengan Para Kiai

Cawali Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin saat bersilaturahmi ke KHR Muhammad Kholil As'ad Syamsul Arifin di Ponpes Wali Songo, Situbondo, 17 Juni 2020

jatimnow.com - Mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin diusung 8 koalisi partai politik maju sebagai calon wali kota dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Kedekatan Machfud Arifin dengan para kiai tidak hanya terjadi jelang Pilwali Surabaya 2020. Ketika menjadi Kapolda Jatim, Machfud Arifin juga sudah dekat dengan para kiai dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Bahkan ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA), Machfud Arifin sudah dekat dengan para kiai di Jawa Timur hingga ke Lasem, Jawa Tengah.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Machfud Arfin pernah sowan ke sosok ulama kharismatik, KH Abdul Hamid atau Mbah Hamid, Pasuruan bersama para pengurus masjid Asrama Polisi Ketintang, Surabaya.

"Tidak gampang untuk bertemu beliau. Biasanya orang-orang untuk bertemu dengan Kiai Hamid sampai tiga hari. Alhamdulillah waktu itu saya dan pengurus masjid pertama kali sowan dan langsung diterima beliau," tutur Machfud Arifin, Jumat (21/8/2020).

Baca juga: 

Machfud Arifin mengaku senang saat diajak makan bersama dengan Kiai Hamid.

"Di dalemnya (kediaman Kiai Hamid), saya diajak makan bareng sama beliau," tambahnya.

Machfud Arifin juga sering sowan ke KH Hamim Tohari Djazuli yang akrab dipanggil Gus Miek dari Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah, Ploso, Kediri. Gus Miek terkenal sebagai wali yang memilliki banyak karomah dan menghabiskan sebagian besar waktunya di luar pesantren untuk berdakwah.

Cawali Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin saat bersilaturami dengan Ponpes Darul Ulum II Al Wahidiyah, Omben, Sampang, KH Ja'far YusufCawali Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin saat bersilaturami dengan Ponpes Darul Ulum II Al Wahidiyah, Omben, Sampang, KH Ja'far Yusuf

"Sejak muda saya sering sowan ke Gus Miek. Saya jadi polisi dan sudah menikah, saya ajak istri saya (Ny Lita Machfud Arifin) sowan ke Gus Miek," ungkapnya.

Sowan ke para kiai masih terus dilakukan Machfud Arifin saat menjabat Kapolda Jatim, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin hingga sekarang menjadi calon wali kota Surabaya.

Banyak kiai yang mensuport dan mendukungnya untuk maju sebagai calon wali kota Surabaya. Bahkan para kiai berpengaruh dari berbagai daerah di Jatim mengajak para santri, alumninya hingga warga Surabaya untuk mendukung dan memenangkan Machfud Arifin sebagai wali kota Surabaya.

Seperti ulama berpengaruh asal Gersempal, Omben, Sampang, KH Ja'far Yusuf. Kiai Ja'far mengajak warga Surabaya untuk mendukung Calon Wali Kota Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin dalam Pilwali Surabaya 2020 yang digelar 9 Desember.

Pengasuh Ponpes Darul Ulum II Al Wahidiyah ini juga menuliskan surat dalam Bahasa Madura yang dimulai dengan tulisan Arab, Bismillahirrahmanirrohim.

"Kauleh H Ja'far Yusuf ngajek de'kah cah kancah ben santre alumni ben simpatisan a dukung Bpk H Machfud Arifin Ka angguhi Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020 supajeh lebih makmur ben maslahah gebei Kota Sorbejeh. Gersempal, 27 Dzulhijjah 1441, H Ja'far Yusuf," bunyi surat Kiai Ja'far seperti dilihat jatimnow.com, Senin (17/8/2020).

Instruksi Kiai Ja'far dalam tulisan tangan berbahasa Madura itu artinya: "Saya H Ja'far Yusuf mengajak kepada teman-teman dan santri, alumni serta simpatisan mendukung Bapak Machfud Arifin di Pemilihan Wali Kota Surabaya 2020, supaya lebih makmur dan maslahah buat Kota Surabaya".

Selain itu, Pengasuh Ponpes Sidogiri, Pasuruan KH Achmad Nawawi Abdul Jalil juga menuliskan instruksi kepada alumni hingga warga Surabaya agar memenangkan Machfud Arifin.

Loading...

"Saya H Achmad Nawawi Abdul Jalil Sidogiri mengajak seluruh warga Surabaya dan khususnya alumni Pesantren Sidogiri dan simpatisan mendukung dan memenangkan Bpk H Machfud Arifin sebagai wali kota Surabaya untuk kemaslahatan warga Surabaya," bunyi instruksi Kiai Achmad Nawawi Abdul Jalil.

Sementara Pengasuh Ponpes Walisongo, Situbondo, KH R Mog Kholil As'ad SA, pada Selasa (16/6/2020) juga memberikan petuahnya dan menulis sendiri dengan Bahasa Madura.

"Bismillahirrahmannirrahiim, Be' para cakancah ben tantaretan a ryo'onah areng-saren noro'ma menang ben adhuwwe'ag Bpk Machfud Arifin. Ka angguy kemaslahatan Surabaya.

Jika diartikan dalam Bahasa Indonesia, tulisan KH R Mog Kholil As'ad itu berati: "Kepada teman-teman dan saudaraku, mohon untuk bersama-sama terlibat memenangkan dan mendoakan Bapak Machfud Arifin demi kemaslahatan Surabaya".

Berita Terkait