Pilkada Mojokerto 2020

Pengunggah Video Mobil Berisi Uang di Mojokerto Dilaporkan ke Polisi

Editor: Sandhi Nurhartanto / Reporter: Achmad Supriyadi

Kuasa hukum tunjukkan bukti video yang ramai disebar di media sosial

jatimnow.com - Tim pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) melaporkan pengunggah video penyemprotan cat di sebuah mobil warna putih dan mobil berisi uang pecahan Rp 100 ribu ke polisi.

Mobil putih Daihatsu Xenia nopol S 1012 SC berwarna putih itu diketahui milik Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto Najib Alfalaq yang juga menjabat Wakil Ketua 8 Tim pemenangan Ikbar.

Baca juga: 

Video itu diunggah oleh akun @boga_september di Tik Tok. Berdurasi 18 detik, terlihat mobil yang sama dengan isi uang pecahan Rp 100 ribu.

Video itu juga diketahui diupload di media sosial dengan nama akun Boga September. Video itu viral di media sosial dan pesan berantai.

"Mobil itu milik saudara Najib. Dua video digabung menjadi satu yang menurut kita kesannya bahwa mobil itu memang direncanakan untuk membagi-bagi duit padahal itu adalah dua kejadian yang berbeda," kata tim kuasa hukum Ikbar M Sholeh didampingi ketua pemenangan Santoso, Kamis (15/10/2020).

"Tentu kita sangat dirugikan dan ini era digitalisasi maka ini harus menjadi pelajaran siapapun tidak boleh sembarangan mengupload dan berkomentar sesuatu yang tidak benar," imbuhnya.

Pihaknya telah melaporkan pengunggah video yang diduga atas nama Boga September dan kawan-kawan itu ke Subdit Siber Polda Jatim pada Senin (12/10) lalu.

"Yang lainnya ini berkomentar yang nadanya negatif kepada pasangan Ikbar. Diduga dilakukan oleh saudara Boga dan kawan-kawan supaya menjadi pelajaran tidak diikuti oleh orang lain. Ini tidak hanya soal Pilkada, ini tidak hanya soal politik. Siapa pun jangan menghina dengan menulis di medsos itu dampaknya luar biasa," ujar dia.

Menurut Sholeh, video yang memperlihatkan calon Wakil Bupati Muhammad Al Barra menyemprot cat ke mobil milik Najib itu berlokasi di Gate House Pacet. Sementara video mobil yang berisi uang itu diambil di wilayah Dawarblandong.

"Saya tidak tahu Boga itu pendukungnya nomor 1, 2, 3 nggak tahu tetapi tentu motif ini kalau mau membela tim Ikbar itu nggak mungkin dia membuat video seperti itu maka tentu mereka ini adalah lawan politik tetapi polisi penyidik itu tidak bicara motif politiknya. Yang digali adalah motif pidananya bahwa ini ada yang dihina atau sesuatu yang tidak benar di situ tugas penyidik," papar dia.

Sementara itu Ketua Pemenangan paslon Ikbar, Santoso menyebut, viralnya video editan paslon yang diusung Partai Demokrat, Nasdem, Hanura, Gerindra, PKS dan PAN itu sangat merugikan.

"Secara politik kita sangat dirugikan, kita harus banyak menjawab hal-hal yang tidak perlu sehingga kita kehabisan energi hanya untuk mengatasi persoalan-persoalan seperti ini. Kalau tidak ada video itu mungkin kita bisa lebih landing ke masyarakat. Tetapi sekarang dengan adanya video seperti ini kita harus klarifikasi harus macam-macam sehingga itu menguras tenaga kita," katanya.

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter