Pixel Code jatimnow.com

Pelajar Lamongan Sulap Enceng Gondok Jadi Songkok Bernilai Ekonomis

Editor : Dadang Kurnia   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Dua pelajar MAN 1 Lamongan saat menunjukan hasil karya songkok enceng gondok. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Dua pelajar MAN 1 Lamongan saat menunjukan hasil karya songkok enceng gondok. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dua pelajar asal Kabupaten Lamongan berhasil mengkreasikan tanaman eceng gondok menjadi songkok bernilai ekonomis. Keduanya adalah Mohammad Rizqi Hisyam dan Najwa Aqilah Zahrotun Nadhifa yang merupakan siswa MAN 1 Lamongan.

Mohammad Rizqi Hisyam menjelaskan bahwa Songgola (Songkok Eceng Gondok Lamongan) bukan hanya produk fasion melainkan juga representasi keperdulian terhadap lingkungan dan pelestarian budaya daerah.

"Dengan inovasi ini kami ingin menunjukkan bahwa limbah alam dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi sehingga mampu menjadi solusi terhadap persoalan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif baru di Lamongan," ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Dalam pembuatan Songola, eceng gondok diproses menggunakan teknik pengeringan serta pengolahan khusus hingga menghasilkan lembaran serat yang kuat, ringan, dan memiliki karakter estetika yang unik. 

Baca juga:
Siswa SMK Malang Wakili Indonesia di Ajang Internasional BRICS 2026

"Keunikan Songgola tidak berhenti pada penggunaan materialnya. Produk ini juga menghadirkan identitas budaya melalui penerapan motif khas Batik Lamongan yang dikemas dengan pendekatan desain modern," bebernya.

Mengikuti perkembangan transformasi digital, Songgola juga dibekali fitur QR Code yang terintegrasi pada setiap produk. 

Baca juga:
Cegah Penyakit Kanker dan Jantung, Santri di Malang Buat Es Krim Daun Kelor

Najwa Aqilah Zahrotun Nadhifa menyebut kreativitas generasi muda akan menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan industri pada masa depan. 

"Kami berharap Songgola dapat menginspirasi lebih banyak pelajar untuk melihat peluang dari berbagai persoalan di sekitar," tuturnya.