jatimnow.com
Beredar Video Warga Dapat Sembako Disertai Gambar Erji dan Bara JP

Tangkapan layar video yang beredar warga yang mendapat paket sembako dari Erji

jatimnow.com - Beredar video para emak-emak mendapat bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, gula dari Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya Nomor Urut 1, Eri Cahyadi-Armudji (Erji).

Dari video yang beredar, warga tampak bahagia dan berterima kasih mendapatkan paket sembako dari jago PDI Perjuangan (PDIP) di Pilwali Surabaya 2020 itu. Namun ada hal yang lucu ketika mereka menyatakan pilihannya.

Beberapa video yang dilihat jatimnow.com Senin (7/12/2020), seorang ibu tampak menggendong sembako berisi beras, minyak goreng dan atribut yang bertuliskan Jokowi, Bara JP, Meneruskan Kebaikan.

Tangkapan layar video yang beredar warga yang mendapat paket sembako dari Bara JPTangkapan layar video yang beredar warga yang mendapat paket sembako dari Bara JP

Untuk diketahui, Bara JP merupakan relawan pada saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 pendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Dan dalam Pilwali Surabaya 2020, di berbagai media diberitakan Bara JP mendeklarasikan dukungannya untuk Erji.

"Terima kasih Pak Erji atas sembakonya. Saya tetap pilih nomor dua," ujar perempuan berbaju kuning.

Juga ada emak-emak yang tampak senang mendapatkan paket sembako bergambar paslon Erji.

"Aduh senenge rek oleh sembako. (Sungguh senang mendapatkan sembako). Sembakonya saya terima Pak Erji. Matur suwun ya, saya dapat sembako," ungkap perempuan berjilbab biru seraya mengambil paket sembako itu.

"Tapi sayang pak. Sembakonya saya terima, pilihan saya tetap mantap sama Pak MA-Mujiaman, 02," sambung perempuan itu sambil menunjukkan salam dua jari.

Sementara Komisioner Bawaslu Surabaya Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi, Yaqub Baliyya Al Arif mengatakan, hingga malam ini bawaslu belum menerima laporan tentang pembagian sembako yang dilakukan kubu paslon.

Loading...

"Sampai malam ini kami belum menerima laporan. Kalau ada laporan, di mana lokasi penyebaran (sembako), pasti kami tindaklanjuti dengan memerintahkan panwascam dan panwas kelurahan untuk melakukan penelusuran," jelas Yaqub.

"Penulusuran itu di antaranya memintai keterangan pihak-pihak terkait, mengumpulkan data-data yang lainnya," jelasnya.

Berita Terkait