Pixel Code jatimnow.com

Hujan Deras, 5 Desa di Mojokerto Terendam Banjir hingga Jembatan Putus

Editor : Sandhi Nurhartanto   Reporter : Achmad Supriyadi

jatimnow.com - Hujan deras mengakibatkan satu jembatan penghubung antar dusun di Desa Suru, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto putus, Minggu (27/12) malam.

Warga harus memutar arah sekitar 4 kilometer karena jembatan itu kini tidak bisa dilewati lagi. Selain itu, hujan deras juga merusakkan tanaman padi milik warga dan merendam 5 desa di dua kecamatan. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto Mohammad Zaini menjelaskan terdapat 4 desa di Kecamatan Dawarblandong dan 1 desa di Kecamatan Jetis terendam air.

Empat desa di Kecamatan Dawarblandong yang terendam banjir yakni Desa Suru, Pulorejo, Banyulegi dan Jolotundo.

"Dampak di Desa Bendung, Jetis akses jalan utama penghubung antar desa terancam terputus dan warga harus memutar kurang lebih sejauh 5 kilometer," ungkap Zaini, Senin (28/12/2020).

Baca juga:
Hujan Deras dan Angin Kencang, Mobil Minibus Tertimpa Pohon Besar di Tulungagung

"Puluhan rumah di empat desa itu tergenang air. Ketinggian air sekitar 50 sampai 70 sentimeter. Beberapa tanaman seperti padi, cabai dan tebu juga terendam air. Warga yang terdampak ada yang diungsikan, dapur umum sudah didirikan," imbuhnya.

Masih kata Zaini, untuk jembatan putus dan jalan tergerus, pihak BPBD akan berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait.

Baca juga:
BPBD Kota Kediri Antisipasi Potensi Banjir, Siapkan Edukasi dan Layanan Darurat

"Kami langsung koordinasi dengan stakeholder terkait agar segera dibenahi," pungkasnya.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam