Pixel Code jatimnow.com

Pedagang PIOS Datangkan Salak Pondoh dari Petani 3 Provinsi di Jawa

Editor : Sandhi Nurhartanto Reporter : Sahlul Fahmi
Salah satu pedagang salak di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS)
Salah satu pedagang salak di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS)

jatimnow.com - Pedagang Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) mendatangkan buah salak pondoh dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

Itu dilakukan guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang membutuhkan buah salak yang manis rasanya.

Buah salak pondoh di PIOS didatangkan para pedagangnya dari para petani di tiga provinsi, yaitu Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Banjarnegara, Jawa Tengah serta Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Salah satu pedagang buah di Blok B PIOS, Mujiono mengatakan jika saat ini salak pondoh yang memiliki kandungan serat, karbohidrat, zat besi, vitamin A dari Malang itu sedang panen. Karena itu pasokan salak pondoh dari Malang melimpah di PIOS.

"Salak pondoh Malang memang lagi panen. Saya baru saja mendapat kiriman 2,5 ton," kata Mujiono, Rabu (20/1/2021).

Salak pondoh asal Malang ini memang sedikit berbeda saat dijual di lapak-lapak pedagang. Jika kebanyakan dari daerah lain biasanya dengan kondisi sudah protolan saat sampai di pedagang, tetapi salak pondoh asal Malang justru masih berbentuk rangkaian.

"Kalau rangkaian begini lebih terlihat alami. Tapi jika ada pelanggan yang menginginkan salak yang sudah protolan kami juga siap," ujarnya.

Baca juga:
Rock Melon asal Blitar Jadi Favorit Pelanggan PIOS

Menurutnya, secara rasa salak pondoh Malang ini juga tidak kalah dengan dari Sleman dan Banjarnegara. Sedang untuk harganya salak pondoh asal Malang di jual di kisaran Rp 6 ribu per kilogram.

"Kalau untuk 2,5 ton habisnya paling lama 3 hari," pungkas Mujiono.

 

Baca juga:
Dapat Harga yang Bagus, Petani Gresik Ingin Pasok Hasil Panen Semangka ke PIOS

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com