Saat Kapolda Jatim Memakaikan Masker ke Pedagang Pasar di Surabaya

Momen di saat Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta memakaikan masker kepada pedagang Pasar Simo, Surabaya

jatimnow.com - Jajaran Forkompimda Jawa Timur dan Kota Surabaya kembali blusukan untuk membagikan masker sembari mengingatkan pentingnya protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

Kali ini, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya blusukan ke Pasar Simo Surabaya untuk meninjau langsung penerapan protokol kesehatan (prokes), Jumat (5/2/2021).

Selain meninjau penerapan prokes, mereka juga membagikan hingga memakaikan masker ke para penjual di pasar tersebut yang kedapatan belum bermasker atau memakai masker kurang layak.

"Sudah hari kelima ini saya bersama Pangdam V Brawijaya membagikan masker sebanyak 705.400. Selain juga meninjau langsung penerapan prokes, juga memberikan sosialisasi atau imbaun agar masyarakat tahu pentingnya prokes untuk mencegah penyebaran Covid-19," jelas Nico di lokasi.

Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat blusukan ke Pasar Simo, SurabayaPangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat blusukan ke Pasar Simo, Surabaya

Sementara Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menambahkan, kegiatan ini tidak hanya membagikan masker saja. Melainkan juga menerapkan program peningkatan disiplin protokol kesehatan. Terutama di masa minggu terakhir pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di seluruh Jatim.

"Kegiatan hari ini tidak hanya membagikan masker saja, kegiatan ini juga sebagai sosialisasi peningkatan protokol kesehatan," tegas dia.

Suharyanto menyebut bahwa penerapan PPKM kurang empat hari di minggu terakhir. Dia pun mengimbau masyarakat agar selalu mentaati prokes, agar kasus Covid-19 di Jatim bisa terus menurun.

Loading...

"Penerapan PPKM ini sangat berdampak dengan jumlah kasus Covid-19 dan jumlah pasien yang meninggal. Semoga ke depan bisa segera berakhir Pandemi Covid-19 di Jatim ini," tandasnya.

Berita Terkait