Pixel Code jatimnow.com

Penataan Wajah Jalan Hos Cokroaminoto Ponorogo Butuh Rp 4,6 Miliar

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Mita Kusuma
Pemkab Ponorogo berencana menata wajah atau face off Jalan Hos Cokroaminoto
Pemkab Ponorogo berencana menata wajah atau face off Jalan Hos Cokroaminoto

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Ponorogo berencana menata wajah atau face off Jalan Hos Cokroaminoto, agar lebih segar dan indah, juga untuk membangkitkan ekonomi warga di tengah Pandemi Covid-19.

Menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ponorogo, anggaran yang dibutuhkan untuk menata wajah Jalan Hos Cokroaminoto mencapai Rp 4,6 miliar. Penataan itu akan dilakukan mulai pelebaran trotoar dan pedestrian, pembuatan lampu hias dan berbagai sarana pendukung lainnya.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko mengatakan, untuk dana yang digunakan bukan murni dari APBD.

"Kami berfikir sebelum dilantik, kami mendesain, kami mengajak bergotong royong semua pihak. Pembiayaannya seperti apa? NU ikut nyumbang, Muhammadiyah ikut nyumbang, bank-bank ikut nyumbang, sehingga dengan gotong royong ini jalan itu menjadi baik," ujarnya, Jumat (5/2/2021).

Baca juga:
Jalan HOS Cokroaminoto Ponorogo Ditutup Imbas Kerumunan di Menara Merak

Bupati Sugiri berkeinginan untuk menyulap Jalan Hos Cokroaminoto seperti layaknya Jalan Malioboro di Yogyakarta dan Jalan Pahlawan di Kota Madiun. Namun dengan beberapa kearifan lokal, dengan nuansa Reog seperti adanya lampu dengan bentuk merak dan patung warok.

Sementara Kepala Bappeda Ponorogo, Sumarno menyebut, prinsip dari pedestrian ini melebarkan trotoar 2,5 meter kanan kiri. Sekarang lebar jalan 17 meter dikurangi 5 meter, tinggal 12 meter.

Baca juga:
KAI Sebut Penataan Jalan Hos Cokroaminoto Ponorogo Menggunakan Aset Mereka

"Nanti kami mendapat dukungan dari NU, Muhammadiyah, Gontor, beberapa bank di situ. Pendanaannya paling besar disumbang dari partisi. Kebutuhan Rp 4,6 miliar," terangnya.

"Untuk mulai pengerjaan tergantung dari masing-masing partisipan, NU mau mulai kapan. Range 99 hari, berakhir Juni. Sifatnya sumbangan tidak ada time line," pungkasnya.