jatimnow.com
Viral Video Petugas SPBU di Surabaya Dipukul Pengendara Motor

Tangkapan layar video yang beredar

jatimnow.com - Aksi pemukulan oleh seorang pengendara motor terhadap petugas SPBU saat membeli bahan bakar minyak (BBM) beredar di media sosial (medsos) Instagram dan Facebook.

Penganiayaan itu terjadi di SPBU Jalan Raya Mastrip, Karangpilang, Surabaya.

Kabar tersebut ramai menjadi perbincangan warganet setelah salah satu akun Facebook Farah Jihan, yang juga korban memposting informasi penganiayaan yang dialaminya itu pada Jumat (19/3/2021) malam.

Dalam postingannya, Farah Jihan menginformasikan jika telah terjadi penganiayaan yang dilakukan seorang pengendara motor Suzuki Shogun.

“Penganiayaan kepada operator SPBU Karangpilang Surabaya. Nopol kendaraan W 2617 FX jenis motor Shogun 125 biru hitam. Kejadian : Jumat malam, pukul 19.02 Wib. Lokasi : Jalan RY Mastrip, Karangpilang, Surabaya. Tolong viralkan," tulis Farah Jihan dalam akunnya yang juga menyertakan video pelaku seperti dilihat jatimnow.com, Senin (22/3/2021).

Dari penelusuran jatimnow.com di akun Farah Jihan, video yang diunggah itu memperlihatkan pelaku membawa motor Suzuki Shogun 125 bernopol W 2167 FX warna biru hitam mengenakan helm merah, tengah mengisi bahan bakar minyak jenis premium sambil bermain handphone.

Diduga, pelaku kemudian ditegur oleh korban yang merupakan petugas SPBU. Pria yang ditegur itu tidak terima dan langsung memukul wajah korban.

Setelah pemukulan itu, korban langsung meninggalkan pelaku. Terlihat, pelaku kemudian bingung, karena alat yang digunakan untuk mengisi bahan bakar masih menempel di tangki motor.

Postingan itu sendiri hingga saat ini sudah dikomentari 1.245 orang, dibagikan hingga 515 kali, dan mendapat 959 like.

Salah satu akun yang mengomentari adalah akun Fariawan Syahputro.

"Ngene iki sing jeneng e g ngerti aturan. Sekolah e biyen mbayar dedek (gini ini yang namanya gak ngerti aturan. Sekolahnya dulu bayar pakan ayam)," tulisnya.

Ada juga akun lain yang menimpali postingan Farah Jihan dengan nada keras. Yakni akun Imamezbonjoli Rastafara.

"Ngunuiku cangkeme samean semprot bensin mas mas (Gitu itu mulutnya semprotkan bensin mas)," timpalnya.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Karangpilang, AKP Wardi Waluyo membenarkan persitiwa tersebut. Korban juga sudah membuat laporan dan dilakukan visum.

Loading...

"Sudah dilaporkan ke kami. Namun untuk hasil visum, itu tidak muncul bekas lukanya. Bukan dipukul, melainkan didorong kepalanya oleh pelaku," jelasnya saat dikonfirmasi.

Kendati begitu, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk memanggil pelaku untuk dilakukan pemeriksaan.

"Masih kami selidiki. Nanti akan kami panggil yang bersangkutan untuk kami mintai keterangannya," pungkas Wardi.

Berita Terkait