jatimnow.com
Beri Toleransi Aktivitas di Surabaya, Polda Jatim Siapkan 10 Ribu Dosis Vaksin

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta (tengah) bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Akhmad Yusep Gunawan (kiri)

jatimnow.com - Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menindaklanjuti perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV. Dirinya memastikan memberi toleransi dengan harapan perekonomian bisa segera pulih.

Nico menyebut, salah satu contoh toleransi itu adalah dibukanya pusat perbelanjaan, salah satunya di Surabaya. Namun seiring dengan toleransi tersebut, dia mengimbau agar masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Sesuai Inmendagri Nomor 30 Tahun 2021, PPKM di Surabaya level 2 dan 3 kabupaten dan kota, di beberapa titik akan ada pembukaan mal, vaksinasi (salah satu) syaratnya. Lalu usia 12 tahun ke bawah dibatasi. Kartu vaksin jadi syarat kegiatan bisa masuk mal dan perjalanan jauh," ujar Nico saat berada di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (10/8/2021) petang.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Nico juga menjelaskan tentang pelonggaran di sejumlah titik penyekatan.

"Kalau untuk penyekatan, dengan perubahan level, tentunya juga ada perubahan perlakuan. Kami kendorkan, sehingga masyarakat bisa beraktivitas," tutur dia.

Jenderal polisi asli Surabaya ini kembali mengingatkan agar masyarakat melengkapi diri dengan vaksinasi dan prokes Covid-19 secara ketat sebelum beraktivitas.

"Sebelum beraktivitas dan berinteraksi dengan orang banyak, lengkapi diri dengan vaksinasi. Kemudian paling penting adalah jaga prokes, karena kita akan hidup terus bersama dengan Covid-19. Sehingga prokes itu menjadi kewajiban kita semua, wajib seperti kita keluar dari rumah pakai helm, kira-kira sekarang keluar dari rumah, ya pakai masker," papar dia.

Terkait vaksinasi, Nico menyebut bahwa Polda Jatim menyiapkan program khusus 10 ribu dosis vaksin bertajuk 'Serbuan Vaksinasi' bagi Kota Surabaya di Hari Kemerdekaaan RI ke-76.

"Kami rencanakan vaksinasi merdeka bersama wali kota Surabaya. Kami akan membuka gerai vaksin di Surabaya, vaksin massal sama wali kota juga. Kami siapkan 10.000 (dosis), nanti kami informasikan waktu tempatnya," terang Nico didampingi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Nico mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder perihal penanganan Covid-19 di Surabaya, meski angka kasus Covid-19 melandai.

"Penanganan Covid-19 di Surabaya, kami berikan perhatian khusus supaya kinerja pemkot dan Polrestabes Surabaya bisa berjalan dengan baik. Angka tambahan tiap hari ada analisis di daerah, bagaimana PPKM terkait vaksinasi itu sudah jadi pembahasan," urainya.

Selain program tersebut, Nico memastikan, seluruh elemen masyarakat mendapatkan haknya untuk vaksinasi. Begitu pula dengan ribuan kaum disabilitas se-Jatim yang telah dilaksanakannya pada Selasa (10/8/2021) siang.

Nico menyebut, total target vaksinasi se Jatim sudah menyentuh 24% dari sasaran dengan presentase antara penerimaan dan pemberian vaksin di angka 88%.

Loading...

Alumni Akpol Tahun 1992 itu juga menyiapkan strategi khusus terkait kerumunan di tempat vaksinasi, yaitu dengan menerjunkan mobil vaksinasi keliling di setiap polres dengan menargetkan para pekerja kelontong yang berada di setiap sudut kota atau kabupaten.

"Vaksin keliling dan ada beberapa polres menyiapkan itu. Sama, kapolrestabes akan siapkan vaksinasi keliling untuk pekerja warung kecil, warga pinggiran, mereka dapat aktivitas dan dapat vaksin. Tujuan nanti sasaran kami di pasar itu, mobil vaksinasi datang langsung ke tempat. Jadi nggak perlu fotokopi KTP, mereka hadir bawa KTP sudah cukup," tandasnya.

 

Berita Terkait