jatimnow.com
Mengintip Resto 'Rawon Tuyul' di Surabaya dengan Ciri Khas Telur Puyuh

Amel Paulin dan Bintang Timur Diponegoro dengan Rawon Tuyul

jatimnow.com - Banyak nama-nama unik yang dipakai resto makanan untuk menggaet pelanggan.

Salah satunya seperti resto di Jalan Dukuh Kupang Timur 16/36, Surabaya ini. Resto yang baru berdiri itu, memakai nama 'Rawon Tuyul'.

Amel Paulin dan Bintang Timur Diponegoro, pemilik resto tersebut menceritakan bahwa mereka awalnya hobi kuliner. Sehingga, pasangan suami istri itu terlintas ide untuk membuka resto makanan.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

"Awalnya hanya candaan saja. Tapi ini cita-cita saya sejak masih duduk di bangku SMA dulu. Di mana saya ingin membuka usaha resto dengan menu utama rawon, makanan khas Surabaya," cerita Amel kepada jatimnow.com saat ditemui di restonya, Jumat (8/10/2021).

Amel mengatakan baru saat ini cita-citanya membuka resto terwujud dengan dukungan suaminya.

"Alhamdulillah sekarang bisa terwujud. Dan nama Rawon Tuyul ini sudah ada dipikiran saya dan suami saya sejak masih pacaran dulu," ujarnya.

"Jadi, kenapa Rawon Tuyul, karena di rawonya ini ada isinya daging empal, ditambah lagi telur puyuh, telor asin, tempe dan tahu juga tauge muda. Kuahnya sendiri berwarna hitam karena memakai kluwak. Jadi ciri khasnya itu bumbu, kuah dan tentunya telur puyuh ini sebagai simbol rawon tuyul," tambah Amel.

Selain itu, kata Amel, rawon tuyul ini memiliki aroma kaldu sapi yang sangat kuat, kuahnya terasa lebih pekat. Sambal khas racikan turun temurun yang disajikan sebagai pelengkap cocok berpadu dengan rasa rawonnya.

"Tentunya porsi rawonnya sangat memuaskan dengan harga cukup terjangkau di masa pandemi Covid-19. Cuma Rp 13 ribu per porsinya. Saya berharap, warga pecinta kuliner Rawon Tuyul bisa menikmati dan memuaskan konsumen," harapnya.

"Dan ini baru pertama kali buka resto, jika kedepan dicintai masyarakat, bukan tidak mungkin akan membuka cabang lain," sambung Amel.

Sementara itu, Bintang Timur Diponegoro yang merupakan keturunan ke-6 Pangeran Diponegoro itu mendukung apa yang menjadi cita-cita istrinya. Meski di masa Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, banyak pengusaha kuliner yang mengeluh.

"Jika kita mengeluh terus justru tidak bisa berkarya. Jadi apa yang bisa untuk peluang sekarang kita manfaatkan sebaik-baiknya. Dan tetap semangat serta berkeyakinan pasti ada jalan," ujarnya.

Ditanya soal protokol kesehatan (Prokes), Rio sapaan akrab Bintang Timur Diponegoro mengungkapkan, bahwa telah memberikan pengertian dan pelajaran tentang aturan prokes dari pemerintah kepada karyawannya. Yaitu wajib memakai masker dan sarung tangan ketika berjualan.

Loading...

"Sebaliknya, jika ada pengunjung datang tidak pakai masker, kita tegur dengan sopan. Lebih baik kita saling mengingatkan, bertujuan untuk memutus rantai sebaran Covid-19 di masa pandemi ini," jelasnya.

Sedangkan untuk jam operasional resto 'Rawon Tuyul', buka mulai pukul 07.00 – 23.00 WIB setiap harinya. Selain menyajikan menu nasi rawon juga ada nasi pecel serta nasi empal brewok.

Berita Terkait