Gus Kautsar Soal Posisi Ketum PBNU: Jabatan yang Sangat Penting dan Sakral

Gus Kautsar (baju putih)

jatimnow.com - Sejumlah nama mencuat dalam bursa calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Selain Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar, sosok kiai muda Ponpes Al Falah Ploso, Kediri, KH Muhammad Abdurrahman Al Kautsar atau Gus Kautsar juga digadang menjadi calon kuat.

Salah satu putra KH Nurul Huda Djazuli itu bahkan disebut-sebut masuk dalam lima besar bursa calon ketua umum PBNU.

"Posisi ketum PBNU merupakan posisi yang sangat sakral. Kapasitas PBNU itu adalah jabatan yang sangat penting sekali, luar biasa," ujar Gus Kautsar kepada jatimnow.com beberapa waktu lalu di Masjid Al Akbar, Surabaya.

Meski demikian, Gus Kautsar mengaku belum memikirkan untuk menerima pinangan tersebut. Namun dia selalu menyadari bahwa dalam dirinya mengalir darah NU. Sehingga khidmah kepada NU tetap wajib baginya, di manapun dan kapanpun.

"Kita ini kan sifatnya bagaimana kita ini kemudian bisa berkhidmah, di manapun dalam posisi apapun. Kita dikasih kesempatan berkhidmah jadi tukang sapu di kantor PC itu sudah luar biasa sekali," imbuhnya.

Gus Kautsar menyebut jika dukungan kepadanya itu tidak benar dan hanya guyonan-guyonan di tingkat bawah.

Loading...

"Untuk sekelas PBNU, artinya pemimpin NU di manapun itu adalah posisi yang sangat sakral. Dan semuanya tahu kalau kita belum punya kapasitas soal itu," pungkasnya.

Berita Terkait