jatimnow.com
Polrestabes Surabaya Terjunkan 3 Mobil Vaksin Keliling saat Demo Buruh

Buruh menjalani vaksinasi di gerai vaksin mobil keliling milik Polrestabes Surabaya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Polrestabes Surabaya terus menggencarkan percepatan vaksinasi di Kota Pahlawan. Kali ini giliran pekerja atau buruh yang mendapatkan layanan vaksinasi.

Polrestabes menyiagakan mobil gerai vaksin keliling yang menyasar perwakilan serikat pekerja dari Sidoarjo, Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, dan Gresik, saat menyampaikan aspirasinya terkait kenaikan upah di depan kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, gerai vaksin sengaja disediakan di sekitar aksi unjuk rasa untuk memfasilitasi para buruh yang belum menerima suntikan vaksin.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Ketika dibuka, ia pun mengapresiasi animo para buruh untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

"Bagi buruh yang belum melaksanakan atau belum menerima vaksin dosis ke-2, jangan khawatir, sudah kami siapkan fasilitas vaksinasi Covid-19 di mobil gerai vaksin," kata Yusep, Selasa (26/10/2021).

Yusep menyebutkan, pihaknya menerjunkan 3 gerai mobil vaksin untuk mengakomodir para buruh yang belum tervaksin dosis ke-2. Tentu, pelaksanaannya sesuai prokes ketat.

Untuk setiap gerai vaksin, sudah tersedia 500 dosis, total ada 1.500 dosis yang digelontorkan, untuk menunjang pelaksanaan aksi dan vaksin, ditambah 2 unit mobil masker.

Selain itu, pihaknya juga menerjunkan sekitar 508 personel dari beberapa satuan gabungan Polrestabes Surabaya.

"Iya, kami siapkan juga pembagian masker agar para buruh tetap prokes," tegasnya.

Roni Ariyanto salah satu buruh yang menerima vaksin mengakui bila gerai mobil vaksin yang disediakan Polrestabes Surabaya sangat bermanfaat. Terlebih saat berjalannya aksi sore tadi, dirinya bisa dengan mudah melakukan vaksinasi Covid-19 dosis yang kedua.

Loading...

"Pas demo kebetulan saya lihat ada mobil gerai vaksin, saya datangi saja kebetulan kan belum vaksin (dosis ke-2), syaratnya cuma KTP aja kok," tuturnya.

Berita Terkait