jatimnow.com
Pemicu Dua Pemuda dengan Sadis Membacok Pemilik Warkop di Pasuruan hingga Tewas

Pelaku pembacokan pemilik warkop di Pasuruan (Foto: Moch Rois/jatimnow.com)

Pasuruan - Motif kedua pemuda yang membacok pemilik warung kopi bernama Moh Hufron (52), hingga tewas di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan karena kepergok mencuri.

"Kedua pelaku nekat membacok korban hingga tewas karena dipergoki korban membobol warungnya," jelas Kapolres Pasuruan, AKBP Erick Frendriz, Senin (1/11/2021).

Baca juga: 

Dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (24/10), sekitar pukul 02.30 WIB, kedua pelaku mengendarai motor Honda Beat berangkat mencari sasaran untuk membobol warung.

Ia menyebutkan, kedua pelaku yaitu Fatkhur Rozi alias Ozi (18), dan seorang remaja berinisial MED (16), keduanya warga Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan sebelumnya membobol warung di tempat lainnya namun mereka terpergok dan kemudian kabur ke arah utara.

Saat kabur, mereka kemudian datang ke warung milik korban. Keduanya kembali berusaha membobol dengan cara merusak gembok pintu depan.

"Saat membobol itu, korban tidur di dalam warung. Mendengar suara mencurigakan, korban keluar warung dari pintu samping dan kemudian memukul kepala salah satu pelaku yang membobol pintu warungnya," ujarnya.

Setelah dipukul, pelaku Fatkhur Rozi mengambil sebilah galvalum dan golok yang ditaruh keduanya di sepeda motor.

Pelaku kemudian menyerang korban. Sedangkan pelaku berinisial MED, mengambil botol minuman soda dan memukulkan ke kepala korban hingga tersungkur.

"Saat korban tersungkur, pelaku Fatkhur Rozi membacok korban hingga tewas. Sebelum pergi, Fathur Rozi mengambil kursi panjang di warung lalu menimpakan ke kepalanya untuk memastikan korban meninggal," tegasnya.

Terkait sadisnya pelaku melakukan aksinya, polisi menduga jika kedua pemuda itu terpengaruh narkoba.

"Diduga saat beraksi, kedua pelaku dalam pengaruh narkoba. Selain itu terungkap fakta jika kedua pelaku dan orangtuanya kenal dengan korban," sebutnya.

"Pelaku sebelumnya pernah dua kali ditangkap polisi namun dibebaskan karena saat itu masih di bawah umur. Saat itu yang dicuri rokok dan dua bungkus pentol bakso," tandasnya.

Loading...

Kepada polisi, Fatkhur Rozi mengaku nekat membobol warung korban untuk mencuri rokok.

"Mau curi rokok. Golok untuk membacok saya buang ke sungai," kata Fatkhur Rozi yang mengaku sebelumnya sudah dua kali ditangkap polisi atas kasus pencurian bersama kawan berbeda.

Berita Terkait