jatimnow.com
Penghormatan Luar Biasa dari Penggemar hingga Atlet untuk Valentino Rossi

Pembalap MotoGP Valentino Rossi melambaikan tangan seusai menyelesaikan balapan MotoGP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol (Foto: AP/Alberto Saiz via Republika)

jatimnow.com - Valentino Rossi mendapatkan penghormatan luar biasa dari penggemar, rival, atlet dan selebritas pada balapan terakhirnya sebagai pembalap MotoGP pada GP Valencia, di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (14/11) malam WIB.

Lebih dari dua dekade pembalap asal Italia itu mengaspal dan memenangkan tujuh gelar juara dunia. Rossi finis di posisi ke-10 pada balapan tersebut dengan pembalap Ducati Francesco Bagnaia keluar sebagai juara.

Dilansir dari Daily Mail, pembalap lain mengikutinya setelah balapan hingga Rossi berhenti di depan tribun untuk memberikan penghormatan kepada penggemar.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Anggota tim lain juga menunggu di pitline sebagai bentuk penghormatan kepada pria berusai 42 tahun tersebut. Beberapa pesan video untuk The Doctor ditampilkan di siaran televisi, termasuk dari aktor Tom Cruise dan Keanu Reeves serta para atlet Roger Federer, Rafael Nadal, Lewis Hamilton, Gianluigi Buffon dan Andrea Pirlo.

Mantan striker Inter Milan dan Brazil, Ronaldo de Lima mengibarkan bendera kotak-kotak di akhir balapan menandai terakhir kali veteran MotoGP tersebut melewati garis finis. Di tribun bendera kuning yang identik dengan Rossi penuh.

"Ini satu-satunya hal yang mungkin hari ini, untuk memberikan hadiah kepada Vale. Saya ingin mendedikasikan balapan ini untuk Vale dan berterima kasih padanya atas apa yang telah dia lakukan untuk kami,” kata Bagnaia yang mengenakan helm dengan gambar Rossi 46 di atasnya.

Rossi mengumumkan akan pensiun musim ini di awal musim ini. Balapan kali ini merupakan yang ke-372 di balapan seri utama. Ia mencatatkan 89 kali kemenangan dan 199 kali naik podium.

Dalam perjalanan karirnya, Rossi memperkuat sejumlah tim yaitu Yamaha, Ducati, Honda. Ia menjadi juara dunia pada 2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008 dan 2009. Seiring bertambahnya usia muncul pembalap muda berbakat ia mulai kesulitan.

Kendati demikian, ia tetap menunjukkan mental juara dan tetap bersaing. Namun tahun ini ia memutuskan untuk pensiun dari balapan yang membesarkan namanya.

 

Loading...

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Berita Terkait