jatimnow.com

DPR RI Dorong Barata Indonesia Jadi Pemimpin Industri Manufaktur Nasional

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Kunjungan Komisi VI DPR RI ke PT Barata Indonesia di Gresik 🔍
Kunjungan Komisi VI DPR RI ke PT Barata Indonesia di Gresik

Surabaya - Komisi VI DPR RI melakukan lawatan ke PT Barata Indonesia (Persero) di Jalan Veteran No. 241, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Kunjungan Komisi DPR RI yang membidangi industri, investasi dan persaingan usaha ini dalam rangka memberikan dukungan program restrukturasi yang dijalankan PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) bersama kepada Barata Indonesia pada, Senin (29/11/2021).

Kunjungan dipimpin Mohamad Hekal dari Fraksi Partai Gerindra, yang merupakan Pimpinan Tim Kunker Panja Penyehatan dan Restrukturasi BUMN.

Loading...

Juga dihadiri jajaran direksi Barata Indonesia, termasuk Direktur Utama, Bobby Sumardiat Atmosudirjo serta Direktur Utama PT PPA Yadi Jaya Ruchandi. Dalam pertemuan itu Komisi VI DPR RI menyatakan dukungannya terhadap proses restrukturasi yang dilakukan oleh PT PPA.

"Dengan fasilitas yang dimiliki sudah seharusnya Barata Indonesia menjadi leader dalam industri manufaktur nasional," ujar Mohamad Hekal melalui siaran pers yang diterima jatimnow.com, Rabu (1/12/2021).

"Kami mendukung restrukturasi yang sedang dilakukan. Namun juga tidak hanya dari segi bisnis perusahaan, restrukturasi dalam bidang SDM juga perlu dilakukan," tambahnya.

Hal tersebut dinilai krusial untuk menjadikan Barata Indonesia perusahaan yang mampu berdaya saing serta memiliki kontrbusi yang positif bagi perekonomian nasional.

Selain melakukan pertemuan pembahasan restrukturisasi, Komisi VI DPR RI juga melepas ekspor komponen kereta api, bogie yang dilakukan oleh perusahaan. Kali ini Barata Indonesia melakukan ekspor ke Houston, Amerika Serikat.

Kunjungan Komisi VI DPR RI bukan yang pertama kalinya dilakukan tahun ini. Sebelumnya juga mengunjungi kantor pusat Barata Indonesia untuk memberikan dukungan terhadap peningkatan local content dalam proyek strategis nasional sebagai upaya substitusi produk impor dan membangun kemandirian industri.

Sementara Direktur Utama Barata Indonesia, Bobby Sumardiat Atmosudirjo mengapresiasi dukungan dari DPR RI.

"Support tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian dari Pemerintah dalam memajukan industri manufaktur tanah air," tandasnya.

Loading...