jatimnow.com

Mengenal Kampung Lali Gadget, Berantas Kecanduan Anak Terhadap Ponsel

Editor : Arina Pramudita
Irfandi, pendiri Kampung Lali Gadget di Sidoarjo. (Foto: Safrial Anggra/jatimnow.com) 🔍
Irfandi, pendiri Kampung Lali Gadget di Sidoarjo. (Foto: Safrial Anggra/jatimnow.com)

Sidoarjo - Tiga tahun perjalanan Achmad Irfandi dalam menginisiasi Kampung Lali Gadget (KLG) patut diacungi jempol. Berawal dari keresahannya melihat anak-anak yang kecanduan ponsel, kini ia miliki agenda kegiatan besar dan roadshow yang digelar bersama mitra.

KLG berada di Desa Pagerngumbuk, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Sejak berdiri pada 2018, KLG memiliki kegiatan besar selama 9 season dan kegiatan roadshow bersama kemitraan, seperti jalin relasi dengan beberapa komunitas di Sidoarjo.

"Kegiatan bermain rutin dilaksanakan setiap minggunya, dibuka untuk umum, dan ada temen-temen dari beberapa komunitas. Minggu kemarin dari komunitas pecinta satwa (KPS)," ujar Pendiri KLG, Irfandi.

Loading...

Pemuda di Kampung Lali Gadget mengumpulkan mainan anak-anak. (Foto: Safrial Anggra/jatimnow.com)Pemuda di Kampung Lali Gadget mengumpulkan mainan anak-anak. (Foto: Safrial Anggra/jatimnow.com)

Dalam waktu dekat, KLG berencana membuat lomba bernama Elingpiade.

"Elingpiade itu plesetan dari olimpiade. Eling (ingat) sama permainannya sendiri (permainan tradisional). Nantinya akan ada lomba egrang, bakiak, pokoknya permainan yang biasa dilakukan," bebernya.

Irfandi berkeringinan menjadikan KLG sebagai pusat kebudayaan. Ia ingin anak muda di Sidoarjo saling temu dan berkolaborasi di KLG.

"Pengennya saya jadikan pusat kolaborasi anak muda, seluruh pergerakan anak muda di Sidoarjo, perputarannya disini," harap Irfandi.

"Mau membuat sekolah, membuat pusat kebudayaan. Karena kebudayaan kita sudah mulai hilang. Dari sepuluh objek kemajuan kebudayaan yang dicanangkan oleh pemerintah, di sini fokusnya pada olahraga tradisional dan permainan rakyat," tutupnya tentang rencana besar KLG.

Reporter: Shella Shofiyannajah