jatimnow.com

Siswa SD di Probolinggo Gelar Lelang Karya Bantu Korban Erupsi Semeru

Editor : Arina Pramudita Reporter : Mahfud Hidayatullah
Siswa SDN Mangunharjo 6 Kota Probolinggo melelang karya untuk korban erupsi Semeru. (Foto-foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com) 🔍
Siswa SDN Mangunharjo 6 Kota Probolinggo melelang karya untuk korban erupsi Semeru. (Foto-foto: Mahfud Hidayatullah/jatimnow.com)

Probolinggo - Pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mangunharjo 6 Kota Probolinggo, menggelar lelang karya lukisan dan puisi untuk korban erupsi Gunung Semeru, Rabu (15/12/2021).

Lelang digelar secara terbuka di sekolah yang beralamat di Jalan Basuki Rahmad No 22, Probolinggo. Karya dipilih 3 terbaik dari masing-masing kelas yang ada di sekolah tersebut.

Kepala SDN Mangunharjo 6 Rina Hidayati Ningsih mengatakan, kegiatan lelang karya merupakan original hasil dari para peserta didik.

"Kegiatan membuat karya seni ini dimulai hari Jumat dengan melakukan sketsa dan Sabtunya dilakukan pewarnaan. Jadi pengerjaannya dilakukan di sekolah," ujarnya.

Loading...

Kegiatan ini sekaligus untuk mendorong siswa agar terasah kemampuan seninya dan bisa memberikan nilai-nilai positif pada anak di bidang sosial.

"Harga tertinggi hasil karya pelajar dihargai Rp 100 ribu rupiah dan sudah terkumpul dana bantuan sukarela dari wali murid untuk korban erupsi Semeru, sebanyak Rp 4,3 juta dan akan kita salurkan langsung ke warga terdampak erupsi Gunung Semeru," jelasnya.

Salah seorang siswa Zaki Naufal mengaku senang karyanya bisa dilelang untuk kepentingan sosial.

"Ini karya lukisan saya buat dan dilelang untuk bantu korban erupsi Semeru," kata Zaki.

Zaki menyebut karyanya dilelang seharga Rp 20 ribu.

"Tadi dibeli langsung oleh orang tua saya," akunya.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo Agus Litanta mengatakan, pihaknya mengapresiasi upaya yang dilakukan siswa-siswi SDN Mangunharjo 6.

"Sangat kreatif menjual dan melelang karya seninya. Karena karyanya memiliki nilai ekonomis untuk membantu para korban erupsi Gunung Semeru," jelasnya.

"Ini sangat unik, selain berkarya hasilnya dijual dan disumbangkan pada saudara-saudara yang tertimpa musibah erupsi Semeru," pungkas Agus Litanta.

Loading...