jatimnow.com

Pria di Ngawi Tertabrak Kereta Api, Terkait Pegawai Samsat yang Bersimbah Darah?

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Mita Kusuma
Motor yang ditemukan sekitar lokasi bunuh diri (Foto: Polres Ngawi/jatimnow.com) 🔍
Motor yang ditemukan sekitar lokasi bunuh diri (Foto: Polres Ngawi/jatimnow.com)

Ngawi - Warga Desa Tempuran Kecamatan Paron Ngawi gempar. Pasalnya ditemukan mayat yang diduga menabrakkan diri ke kereta hingga tewas.

"Tadi malam jam 18.00 WIB memang ada korban tertabrak kereta api di perlintasan Desa Tempuran, Kecamatan Paron," ujar Kapolsek Paron, AKP Suyitno, Rabu (29/12/2021).

Dia mengaku mayat tersebut masih mr X. Pasalnya tidak ditemukan identitas yang dibawa oleh korban tertabrak kereta api. "Patut dicurigai sengaja bunuh diri dan korban tidak membawa kartu identitas," kata Suyitno.

Loading...

Menurutnya, kecurigaan itu dilihat ada sepeda motor jenis Honda grand Astrea bernopol AE 4842 LV. Diduga adalah milik mr X yang menabrakan diri ke KA.

"Di sekitar lokasi ada temuan sepeda motor grand Astrea diduga milk korban. Saat ini jenazah masih di RSUD dr Soeroto untuk proses identifikasi," tandasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Ngawi AKP Toni Hermawan ditanya apakah ada kaitannya antara mr X dengan dugaan kasus pegawai Samsat yang jadi korban pembunuhan?

Baca Juga: Pegawai Samsat Ngawi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Pembunuhan?

Dia menjelaskan masih akan memastikan terlebih dahulu. Apalagi belum ada identitas yang dibawa mr X.

“Kami akan periksa dulu. Identifikasi akan kami lakukan hati-hati. Termasuk apakah ada hubungan korban pembunuhan dengan mr X," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang wanita yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai Samsat ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah warung dawet Jalan Ngawi-Maospati, Ngawi, Selasa (28/12/2021).

Loading...