jatimnow.com

Cicipi Nikmatnya Kopi Mbah Warno di Kebun Buah Naga Puncak Rembangan Jember

Editor : Arina Pramudita
Warung kopi Mbah Warno di Puncak Rembangan, Jember. (Foto: Arina Pramudita/jatimnow.com) 🔍
Warung kopi Mbah Warno di Puncak Rembangan, Jember. (Foto: Arina Pramudita/jatimnow.com)

Jember - Pernah mencoba sensasi ngopi di ketinggian 600 mdpl yang lokasinya dikelilingi kebun buah naga? Kalau belum, kalian yang berada di Jember, wajib mampir ke warung kopi Mbah Warno.

Lokasinya mudah ditemukan. Yaitu dekat dengan akses masuk Wisata Puncak Rembangan, Desa Kemuninglor, Kecamatan Arjasa. Warung Mbah Warno menyajikan kopi tubruk dari biji kopi Gunung Argopuro dan Perkebunan Rayab yang selalu terjaga kualitasnya.

Meski pemiliknya seorang kakek berusia senja, warung si Mbah justru lebih sering dikunjungi para muda-mudi penikmat kopi. Keramahan dan kenikmatan kopi buatan Mbah Warno, menjadi ciri khas warung kopinya.

Loading...

Ditemui di warungnya yang sejuk dan asri, Mbah Warno bercerita awal mula dirinya punya usaha warung tersebut. Bangunan sederhana itu, rupanya dibangun keponakannya yang merupakan pemilik awal warung tersebut sekitar 10 tahun lalu. Tapi karena faktor ekonomi, keponakannya pun memilih bekerja di luar kota.

Mbah Warno yang kini berusia 73 tahun, mengambilalihnya pada 2015 lalu. Sejak saat itu, ia berusaha memegang ciri khas kopi seduhannya dengan membeli langsung buah kopi dari para petani lokal.

"Saya pensiunan pekerja perkebunan," ujarnya tersenyum ramah, Sabtu (1/1/2022).

Mbah Warno pensiunan pekerja perkebunan di Kabupaten Jember.Mbah Warno pensiunan pekerja perkebunan di Kabupaten Jember.

Mbah Warno hanya mau membeli kopi petik merah dari para petani. Untuk beberapa varian kopi, ia bahkan meminta biji kopi yang masih memiliki kulit ari. Hal yang jarang ditemui di warung kopi sederhana kawasan pedesaan.

"Agar dapat diolah sendiri dari awal sampai disajikan," jelasnya.

Uniknya, saat menyajikan secangkir kopi pesanan pengunjung, Mbah Warno selalu menata gagang cangkir di posisi yang memudahkan untuk dipegang si pemesan. Ia seakan ingin menunjukkan caranya menghargai pembeli melalui cra menyajikan kopi.  

Untuk yang ingin menikmati kopi seduhan Mbah Warno, warung biasa buka mulai pukul 08.00-18.00 WIB. Secangkir kopi, dihargai Rp 3.000 saja.

"Buka tutupnya (warung) bisa lebih awal, tergantung kesibukan si mbah," tegasnya kemudian tertawa.

Untuk mencapai warung kopi Mbah Warno, pengunjung disarankan mengendarai kendaraan pribadi yang berkondisi prima. Selain kontur jalan yang menanjak, juga belum tersedia kendaraan umum untuk menuju ke kawasan Puncak Rembangan.

Warung Mbah Warno berada di kebun buah naga lingkungan asri di Kemuninglor, Jember.Warung Mbah Warno berada di kebun buah naga lingkungan asri di Kemuninglor, Jember.