Pixel Code jatimnow.com

Musda Demokrat Jatim, DPC Lumajang Optimistis AHY Pilih yang Berpengalaman

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Ni'am Kurniawan
Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lumajang Reno Zulkarnaen. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lumajang Reno Zulkarnaen. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Lumajang Reno Zulkarnaen optimistis Ketua Umum (Ketum) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah memiliki opsi menentukan pemimpin terbaik bagi DPD Demokrat Jawa Timur.

Pihaknya meyakini jika sosok yang dipilih AHY nanti adalah kader yang memiliki pengalaman dan telah teruji dalam kontestasi politik serta memiliki jam terbang yang tinggi dalam mengelola pemerintahan.

"Saya yakin Ketum AHY tahu siapa yang layak dan mumpuni memimpin Demokrat Jatim ke depan. Saya terserah DPP, cuma kalau dilihat dari figur sosok yang bisa memimpin Jatim, insya Allah akan terpilih pemimpin yang punya jam terbang yang cukup," ucap Reno, Rabu (19/1/2022).

Pengalaman menjadi kepala daerah misalnya, menurutnya bakal menjadi nilai lebih sekaligus menambah kepercayaan para kader Demokrat di Jatim.

Baca juga:
Ketua DPC Kediri Mundur dari Demokrat karena Kecewa Musda Jatim, Lainnya Nyusul?

"Pengalaman menjadi leader di suatu daerah dan tentunya siap menjalankan perintah Ketum untuk saling bahu membahu membangun Partai Demokrat yang kita cintai ini, kader partai manapun sudah seyogyanya manut dengan pimpinan pusat khususnya Ketum, karena itu fatsun berorganisasi," imbuh Reno.

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu juga mengaku akan patuh terhadap pilihan AHY dan keputusan Musda yang bakal digelar pada Kamis (20/1/2022) mendatang di Surabaya.

Baca juga:
Jelang Pelantikan Emil Jadi Ketua Demokrat Jatim, Pendukung Bayu Unjuk Rasa

"Saya sebagai Plt Ketua Demokrat Lumajang, menyerahkan sepenuhnya suara saya ke Ketua Umum AHY," kata Reno.

"Karena saya Plt, saya tidak melalui proses yang sama seperti ketua definitif. Saya di Lumajang diberi SK, tanpa Muscab. Kita diberi tugas untuk membirukan Demokrat di Lumajang, dan saya all out memperjuangkan partai," tandasnya.