Pixel Code jatimnow.com

Meski Hanya Bisa Berjalan Menggunakan Tangan, Sarina Tak Menyerah Hidupi Ibunya

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Rony Subhan
Sarina saat berjalan menggunakan kedua tangannya
Sarina saat berjalan menggunakan kedua tangannya

Banyuwangi - Keterbatasan fisik tak lantas membuat Sarina (63), warga Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi putus asa. Dengan semangat pria ini mengais rezeki sebagai tukang sol sepatu.

Sarina memang belum begitu rentah. Namun kedua kakinya tidak bisa lagi dibuat jalan akibat kecelakaan di masa kecilnya. Untuk berjalan, dia menggunakan kedua tangannya.

Selain mencari nafkah untuk dirinya, Sarina juga menghidupi ibu kandungnya yang kini tinggal bersama. Usaha sol sepatu dia buka di rumah yang ia tinggali. Namun hasilnya tak cukup untuk kebutuhan makan mereka berdua.

"Orang yang datang untuk menjahit sepatu ke sini tidak tiap hari ada, terkadang hampir sebulan tidak ada orang ke sini," ungkap Sarina, Jumat (11/2/2022).

Dulu rumah yang ditinggali Sarina masih berdinding bambu, tapi sekarang sudah bertembok batako yang dibuat sendiri oleh Sarina.

Baca juga:
Belajar Kreatif di Balik Penjara, Siapkan Diri Kembali ke Masyarakat

"Rumah ini dulunya gedek (dinding) bambu, tapi sekarang sudah tembok. Batakonya hasil saya bikin sendiri," jelas dia.

"Rumah kecil ini tanahnya milik kakak saya, bangunan ini tidak ada sama sekali bantuan dari pemerintah. Saya dirikan dari jerih payah saya sendiri," tambah Sarina.

Ditanya soal bantuan, Sarina mengaku pernah mendapat bantuan saat gencar-gencarnya santunan Covid-19. Namun sekarang sudah tidak pernah lagi mendapatkannya.

Baca juga:
Cuan Kerajinan Jam Dinding Karakter Pahlawan, Karya Pemuda Wonosalam, Jombang

"Saya pernah mengajukan ke kecamatan untuk bantuan, tapi sampai saat ini belum ada kabarnya," keluh dia.

"Saya tetap akan semangat bekerja sebisa saya untuk hidup saya sama ibu. Makan sehari-hari terkadang saya dapat dari tetangga di sini," tandasnya.

News

Demo Pedagang Pasar Larangan

"Kegiatan hari ini adalah bentuk kekecewaan para pedagang pasar yang sudah menunggu adanya tindaklanjut dari hasil hearing kemarin. Selain menunggu kepastian."