Pixel Code jatimnow.com

Viral Video Pesta Penikahan saat Banjir di Kedungboto Pasuruan

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Moch Rois
Tangkapan layar video rekaman akun Raden Mas Ndut
Tangkapan layar video rekaman akun Raden Mas Ndut

Pasuruan - Video viral hajatan pernikahan di tengah genangan banjir setinggi lutut di Kabupaten Pasuruan kembali tersebar di media sosial Facebook.

Postingan video yang diunggah akun Facebook Raden Mas Ndut ini disebut-sebut terjadi di Desa Kedung Boto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan.

"Suweger yang jadi kemanten," tulis Riaden Mas Ndut, yang kemudian direspon 415 orang dan dikomentari 69 orang.

Dalam 2 video yang masing berdurasi 30 detik itu, tampak pengantin laki-laki datang ke mempelai perempuan dengan duduk di kursi atas perahu mainan dari styrofoam untuk menghindari genangan.

Sementara pengiring pengantin berjalan membawa seserahan mengarungi banjir setinggi lutut dengan berjalan kaki.

Meski tamu undangan tampak tidak ramai, acara hajatan pernilakahan tetap meriah dengan hiburan grup marching band yang beraksi di tengah genangan banjir.

Netizen yang melihat postingan video tersebut pun melontarkan berbagai respon. Ada yang sedih melihatnya dan ada yang memberikan semangat kepada kedua mempelai.

"Mudah-mudahan rezekinya datang seperti banjir itu. Aamiin," tulis Robiatul Adawiyah di kolom komentar.

Baca juga:
Viral Pak Ogah Tua di Jombang Dipukuli, Pelaku Ternyata Satu Profesi

Sementara itu, Subandi selaku Kepala Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, yang dikonfirmasi membenarkan jika video pernikahan saat banjir itu berlangsung di desanya.

"Iya itu kejadiannya kemarin (13/2)," jelas Subandi, Senin (14/2/2022).

Diungkapkan jika video yang terekam itu berlangsung di rumah mempelai wanita. Jarak masing-masing rumah antara kedua mempelai ini sekitar 100 meter.

"Jadi iring-iringan manten dalam kondisi banjir. Mulai prosesi temu manten sampai berakhirnya acara hajatan pada malam harinya," ungkapnya.

Baca juga:
Viral Video Pak Ogah Tua Dipukuli Seorang Pria, Disebut di Jombang

Subandi membenarkan jika acara pernikahan antara Farid dan Fitroh di tengah banjir tersebut juga dimeriahkan drum band.

Kejadian yang baru pertama kali di Desa Kedungboto ini pun membuat warga mengabadikannya dalam rekaman video.

"Acara hajatan di tengah banjir ini baru pertama kali ini di Kedungboto. Keluarga kedua kemanten tentunya ya prihatin, karena banjir ini membuat tamu undangan yang hadir sedikit," tandasnya.