Pixel Code jatimnow.com

Tawuran Antar Geng di Surabaya Kembali Pecah, Seorang Remaja Dibacok

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Farizal Tito
Ilustrasi pelaku dan sarana tawuran (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ilustrasi pelaku dan sarana tawuran (Foto: Dok. jatimnow.com)

Surabaya - Tawuran antara geng berjuluk Pangselan Boys dan Geng Warbuk terjadi di Jalan Darmo Indah Timur, Surabaya, Jumat (25/2/2022) dinihari. Akibatnya, seorang pemuda dilarikan ke rumah sakit lantaran terkena senjata tajam (sajam).

Dari informasi yang diperoleh jatimnow.com, pemuda berinisial H mengalami luka bacok hingga dilarikan di Rumah Sakit BDH. Sementara 7 pemuda yang terlibat dalam tawuran tersebut diamankan.

7 pemuda yang diamankan itu berinisial B (17) warga Kranggan; I (17) warga Simorejo; MZ (15) warga Bubutan; F (15) warga Sawahan; OF (17) warga Sawahan; MIR (18) warga Sawahan dan MI (19) warga Sawahan.

Banner Morula IVF Landscape

"Kami amankan tujuh orang dari kelompok Geng Pangselan Boys yang terlibat tawuran itu. Saat ini kasus ditangani Polsek Tandes dan diback up dari Unit Jatanras," jelas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana.

Polisi awalnya mendapat informasi tawuran remaja di Jalan Darmo Indah Timur, Surabaya. Tawuran antar dua geng asal Simo Rukun dan Ketabang Kali ini pecah di lokasi.

Polisi menemukan korban di rumah sakit saat mendapat perawatan medis. Dari keterangan korban itulah, polisi menginterogasi temannya dan mendapat beberapa nama.

"Korban berinisial H yang mengalami luka bacok di punggung dan beberapa bagian tubuh lainnya itu sedang dirawat di rumah sakit," ujar dia.

Selain mengamankan 7 remaja, Polsek Tandes juga menyita dua sajam dan satu sarung sajam yang diduga digunakan melukai korban.

"Saat ini kami masih meminta keterangan tujuh teman korban dan masih dalam proses penyidikan di Polsek Tandes," jelasnya.

Mirzal menyebut, penyelidikan terkait kasus ini akan terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang diamankan.

"Tujuh ini satu geng dengan korban. Kami juga akan menyelidiki kelompok geng satunya," tegas Alumni Akpol Tahun 2004 itu.

Loading...

Dia menegaskan bakal melakukan penyelidikan dan menindak tegas para pelaku tawuran hingga memproses kasusnya sesuai prosedur.

"Kami tidak main-main. Kami akan tindak tegas para pelaku dan kami proses sesuai prosedur. Kami saat ini masih mengejar pelaku penganiayaan terhadap korban," tandasnya.

Loading...