Pixel Code jatimnow.com

ADP Tulis Surat untuk Ibunya Sebelum Ditemukan Tewas Gantung Diri dalam Warung

Editor : Arina Pramudita Reporter : Zainul Fajar
Surat wasiat yang ditinggalkan ADP sebelum tewas gantung diri. (Foto: Polsek Wonoayu/jatimnow.com)
Surat wasiat yang ditinggalkan ADP sebelum tewas gantung diri. (Foto: Polsek Wonoayu/jatimnow.com)

Sidoarjo - Sebelum ditemukan tewas gantung diri oleh ibunya di dalam warung makan di Desa Semambung, Kecamatan Wonoayu, ADP diketahui sudah menulis surat wasiat.

Kapolsek Wonoayu AKP Samat saat ditemui di lokasi mengatakan, tewasnya ADP diketahui pertama kali pada pukul 10.00 WIB. Warga melaporkan adanya pria yang meninggal dunia di dalam kamar sebuah warung makan di Jalan Raya Semambung RT 05 RW 01 Kecamatan Wonoayu.

Baca juga: Ibu di Sidoarjo Temukan Anaknya Tewas Gantung Diri dalam Warung Makan

Banner Morula IVF Landscape

Dari laporan kepolisian, diketahui korban adalah Andrian Doni Prasetyo (ADP) warga Desa Candikeres Kecamatan Candi.

“Iya, tidak ada bekas penganiayaan di tubuhnya,” ujar Samat, Rabu (23/3/2022).

Saat dilakukan olah TKP, polisi menemukan sepucuk surat serta gambar kepala manusia yang disampingnya terdapat tali gantung yang diduga ditulis oleh ADP sebelum gantung diri.

Dalam surat yang ditujukan pada sang ibu, tertulis bahwa ADP meminta maaf karena dirinya merasa menjadi beban keluarga.

“Selamat pagi, maaf jika anakmu ini besar menjadi pengecut. Maaf jika anakmu ini menjadi beban. Sekarang anakmu sudah pergi, jadi jangan diingat. Maaf membuat ibu menangis. Terimakasih. Andrian Doni Prasetyo,” isi surat yang diduga ditulis ADP.

Hingga kini, kepolisian tengah meminta keterangan pada sejumlah saksi termasuk Wartini, ibu korban. Jenazah juga telah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Pusdik Porong untuk dilakukan otopsi.

Loading...

Polisi saat melakukan evakuasi terhadap jasad ADP.Polisi saat melakukan evakuasi terhadap jasad ADP.

Loading...