Pixel Code jatimnow.com

Bakar Semangat Santri SMK Manbaul Ulum, Anwar Sadad Ajak Pemuda Kerja Keras

Editor : Arina Pramudita Reporter : Ni'am Kurniawan
Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad saat membuka Gelar Cipta Karya (GCK) di SMK Manbaul Ulum, Bondowoso (Dok Gerindra Jatim/jatimnow.com)
Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad saat membuka Gelar Cipta Karya (GCK) di SMK Manbaul Ulum, Bondowoso (Dok Gerindra Jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad makin hari makin giat menyapa pemuda. Kali ini Sadad membuka acara Gelar Cipta Karya (GCK) di SMK Manbaul Ulum, Bondowoso.

Sadad mengatakan, pemuda adalah pemimpin masa depan. Mereka harus dipersiapkan dengan matang. Ia mengajak agar anak muda bekerja keras dan bersaing dengan kemajuan zaman.

"Mesti dilakukan secara serius, karena tantangan hari ini berbeda dengan tantangan masa depan. Karena anak muda di era sekarang memiliki kelebihan dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Ciri khas generasi muda saat ini memiliki 4C," ucap Sadad, Kamis (24/3/2022).

Sadad menjelaskan definisi 4C itu. 4C ialah curiosity (rasa ingin tahu) yang membuat mereka menjadi lebih creative. Anak-anak muda juga punya kemampuan communicative yang lebih canggih sehingga mereka bisa lebih collaborative dengan elemen anak muda lain lainnya.

"Karena pada dasarnya anak muda sekarang bagian dari borderless society, tak lagi dibatasi oleh wilayah teritorial negara. Nah, tugas kita adalah mengawal mereka, mengarahkan mereka, sehingga pada saatnya mereka siap menjadi pemimpin di masanya," imbuh Wakil ketua DPRD Jatim itu.

Baca juga:
Anwar Sadad: Siapkan Tenaga Terampil Sambut Geliat Investasi di Jatim

Politisi yang kini masuk dalam bakal calon Cagub Jatim tersebut, mengapresiasi sejumlah karya siswa SMK Manbaul Ulum. Total ada 812 karya yang dipamerkan dalam GCK yang dilaksanakan di halaman Ponpes asuhan Bupati Salwa Arifin itu.

"GCK ini juga dinilainya menjadi acara paling efektif untuk menyiapkan calon-calon pemimpin di masa yang akan datang. Mereka dibekali dengan seperangkat skill baik secara akademik atau teknik. Maupun kemampuan sebagai pemimpin dalam menemukan solusi problematika yang dihadapi masyarakat," katanya.

Keluarga Ponpes Sidogiri Pasuruan itu juga menyebut jika GCK bisa menjadi tempat yang tepat untuk mendidik ekonomi kreatif. Sehingga dengan anak didik ini bisa menjadi anak yang produktif di masa yang akan datang.

Baca juga:
Perempuan Indonesia Raya Jatim Siap Antar Prabowo Presiden - Sadad Gubernur

Dirinya mendorong ke depan santri-santri dan siswa-siswa bisa berkreasi gagasan besar. Agar karya mereka dapat dikampanyekan pada dunia menjadi suatu hal yang bersumber dari nilai-nilai agama yang dipelajari di SMK Manbaul Ulum.

"Santri-santri jangan berkecil hati, jangan punya inferiority complex bahwa seorang santri tak bisa memacu kemampuan. Di bawah asuhan guru-guru luar biasa, para santri juga bisa," tandasnya.