Jombang - Air di saluran Gatot Subroto (Gatsu) berbau busuk. Warga Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, banyak yang mengeluhkannya. Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang sudah mengambil sampel air untuk diteliti.
"Kemarin setelah ada laporan kami langsung menerjunkan tim. Kami ambil sampel lima titik agar menguatkan hasilnya nanti," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum, Sabtu (26/3/2022).
Sampel air yang sudah diambil akan diuji di laboratorium. Tujuannya untuk mengetahui kandungan dalam air. Jika hasilnya memang tercemar, DLH Jombang akan mendatangi perusahaan yang membuang limbah ke saluran itu.
Baca juga:
DLH Gercep Perbaiki Dinding Gapura Tugu Selamat Datang Gresik yang Rusak
"Hasilnya nanti 14 hari kerja. Kalau sudah diketahui itu tercemar limbah apa dan dari mana, kami akan pantau ke perusahannya," pungkas Ulum.
Baca juga:
Pengelolaan Sampah di Pasuruan Sukses Hasilkan Gas Metana, Bisa Dipakai Memasak
Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi air saluran di pinggir jalan Gatot Subroto (Gatsu), Desa Mojongapit, dikeluhkan warga setempat. Mereka mengaku sering mencium bau tak sedap dari dalam saluran tersebut.