Pixel Code jatimnow.com

Curi Motor di Surabaya, 2 Penjual Sayur asal Madura Diamankan

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Zain Ahmad
Dua bandit spesialis pencurian motor asal Madura saat diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Foto: Humas Polres Perak/jatimnow.com)
Dua bandit spesialis pencurian motor asal Madura saat diamankan di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (Foto: Humas Polres Perak/jatimnow.com)

Surabaya - Dua orang bandit diamankan Unit Reskrim Polsek Asemrowo Polres Pelabuhan Tanjung Perak, setelah terbukti mencuri dua motor di daerah Jalan Asem 4/16C, Surabaya. Keduanya kini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan.

Dua bandit itu adalah S (31), asal Dusun Banyu Benih Galis, Bangkalan, Madura, dan RA (20) asal Dusun Bandungan Jrengik, Sampang, Madura. Mereka merupakan penjual sayuran.

"Kedua tersangka ini dapat kami amankan setelah mendapat laporan dari korban, kemudian kami lakukan penyelidikan hingga ke Madura," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Rizky Wicaksana didampingi Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan, Senin (4/4/2022).

Banner Morula IVF Landscape

Arief menjelaskan, penangkapan terhadap kedua bandit Curanmor itu dilakukan hampir seminggu. Pengejaran dilakukan hingga ke pulau garam. Meski cukup licin, namun berbekal sejumlah petunjuk, kedua pelaku dapat diamankan.

"Kami amankan kedua tersangka ini di daerah Galis, Bangkalan. Mereka sempat mengelak, namun setelah kami temukan sejumlah barang bukti, akhirnya mengakui semua perbuatannya," jelasnya.

Barang bukti yang diamankan itu di antaranya 1 motor Honda Vario 125 hitam bernopol L 6447 FW, 1 Honda Vario 125 tanpa plat nomor, 1 lembar STNK Honda Vario bernopol L 4385 WI, dan 2 buah kunci T dan 1 unit ponsel.

Sementara itu, dalam pemeriksaan terungkap, kedua bandit Curanmor ini tak hanya dua kali saja mencuri motor. Keduanya tercatat sebelumnya juga pernah mencuri motor di tiga TKP di wilayah Asemrowo.

Loading...

"Untuk sementara tercatat sudah lima kali mencuri motor. Mereka ini spesialis. Kami yakin lebih dari itu. Saat ini masih akan terus kami kembangkan dan dalami lagi, untuk mencari tahu kemungkinan TKP lainnya," tandas mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu.

Loading...