Pixel Code jatimnow.com

Dealer Motor Bekas di Lamongan Kebanjiran Pembeli

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Pembeli silih berganti mencari unit sepeda motor idamannya. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Pembeli silih berganti mencari unit sepeda motor idamannya. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Pelaku bisnis jual-beli sepeda motor bekas di Lamongan mengaku kecipratan berkah Ramadan. Hal tersebut tak lepas dari fenomena masyarakat ingin memiliki sepeda motor bagus yang meningkat saat Ramadan atau jelang Lebaran.

Dalam kurun waktu 3 hari, 40 unit sepeda motor ludes terjual di UD. Bintang Motor Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Dengan rincian 10-15 unit sepeda motor laku per hari.

"Yang terhitung ini sudah 40 penjualan, ini sejak masuk bulan Ramadan ya Alhamdulillah syukur mas," ungkap Suwito, owner UD. Bintang Motor, Selasa (5/4/2022).

Banner Morula IVF Landscape

Selain faktor jelang Lebaran, tahun ini penjualan diketahui meningkat tajam lantaran datangnya bulan Ramadan bertepatan dengan panen raya tambak di sejumlah kawasan penghasil di Lamongan.

"Tiap tahun memang banyak pembelinya. Tapi tahun ini meningkat tajam karena berbarengan sama panen raya udang Vaname di daerah penghasil," akunya.

Sementara unit yang paling diminati warga, kata Suwito, adalah tipe Honda PCX dan Honda Scoppy New untuk kategori matik. Dan tipe Honda CBR adalah unit paling dicari pada kategori sport.

"Selain faktor ekonomi warga, tawaran yang kami berikan juga sangat menguntungkan seperti garansi mesin, menyediakan penjualan kredit, maupun harga jualnya yang bisa dinego," katanya.

Ditambahkannya, jika fenomena beli motor bekas juga banyak dilakukan oleh warga Paciran yang notabene berprofesi sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

"Kalau Ramadan gini kan pulang bisanya langsung beli tipe Kawasaki Ninja, nanti kalau mau berangkat biasanya dijual ke sini lagi," tambahnya

Menurut penuturan salah satu pembeli, Hadi warga Desa Gambuan, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, memilih motor bekas karena pertimbangan harga yang jauh.

Loading...

"Di sini terhitung motor beli baru, karena jarak tempuhnya masih sedikit tapi dijualnya banting harga banget," tuturnya.

Loading...