Pixel Code jatimnow.com

Sekeluarga Tercebur Sungai di Jombang, Polisi Sebut Ini Penyebabnya

Editor : Zaki Zubaidi Reporter : Elok Aprianto
Upaya pencarian yang masih terus dilakukan BPBD, Basarnas dan relawan korban laka air di Sungai Brantas wilayah Megaluh Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Upaya pencarian yang masih terus dilakukan BPBD, Basarnas dan relawan korban laka air di Sungai Brantas wilayah Megaluh Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Usai terjadi kecelakaan air di area penyeberangan Sungai Brantas yang berada di Desa Megaluh, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, aparat kepolisian akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap operator perahu.

Kapolsek Megaluh, AKP Susilo mengatakan operator kapal penyeberangan sudah dilakukan pemeriksaan.

"Iya sudah diperiksa,” ucap dia, Minggu (10/4/2022).

Banner Morula IVF Landscape

Dua orang operator perahu yang diperiksa terdiri dari sopir dan kenek. Akhirnya diketahui penyebab terceburnya satu keluarga asal Dusun Gempolpait, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang tersebut.

Dari hasil pemeriksaan itu, sambung Susiilo, diketahui saat itu ada sedikitnya 8 orang penumpang yang diseberangkan. Saat sampai di tengah sungai, sang suami tak mematikan sepeda motor yang digunakannya.

“Korban satu keluarga ini menggunakan kendaraan jenis matik. Ketika di atas perahu tambang, kedaan sepeda motor mati, tetapi kunci masih tetap dalam keadaan menyala. Sepeda motor yang one stop engine itu, kalau berhenti mati sendiri itu,” ungkap Susilo.

Baca Juga: Sekeluarga Tercebur Sungai saat Naik Perahu Tambang di Jombang, Satu Orang Tewas

Dikatakan, saat perahu hendak sampai ke tepi, anak korban yang berusia 8 tahun memegang kemudi sepeda motor.

“Anak korban ini memegang gas, tiba-tiba menyala, langsung terjun ke sungai,” bebernya.

Mengetahui hal tersebut, sopir perahu penyeberangan sempat memegang kendaraan korban. Lantaran tidak kuat, sepeda motor akhirnya masuk ke dalam sungai.

"Tetapi dia tidak kuat, akhirnya jatuh, dan anaknya masih bisa diselamatkan," ucap Susilo.

Diberitakan sebelumnya, sekeluarga tercebur sungai saat naik perahu tambang di Jombang. Akibatnya, sang ibu tewas tenggelam, sang anak berhasil diselamatkan. Sedangkan sang ayah masih belum diketemukan.

Loading...

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari pihak pemerintah Desa Banjardowo, diketahui bahwa satu keluarga yang terlibat laka air ini adalah, Mohamad Iswahyudi (29), Imroatul Azizah (28) dan M. Naufal Falakhuddin (8).

Ketiga korban tenggelam ini merupakan warga RT 4/ RW 3, Dusun Gempolpait, Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Ketiganya tercebur sungai usai pulang dari rumah saudaranya yang berada di Kecamatan Plandaan.

Loading...