Pixel Code jatimnow.com

Dua Gudang Penyimpanan Elektronik hingga Sepatu di Surabaya Hangus Terbakar

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Zain Ahmad
Petugas gabungan saat berusaha memadamkan api (Foto: Polsek Sukomanunggal dan Satpol PP Surabaya)
Petugas gabungan saat berusaha memadamkan api (Foto: Polsek Sukomanunggal dan Satpol PP Surabaya)

Surabaya - Dua gudang tempat penyimpanan elektronik dan kabel serta sandal dan sepatu, yang berada di Jalan Pergudangan Margomulyo Permai No. 5, Tandes, Surabaya hangus terbakar, sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (12/4/2022).

Pemilik gudang elektronik dan kabel diketahui bernama Jiang Huawang, warga Sutorejo Timur, Surabaya. Sementara pemilik gudang sandal dan sepatu bernama Teguh Prasetyo, warga Tanjung Pinang, Perak Barat, Surabaya.

Meski tidak sampai ada korban jiwa dalam kebakaran ini, tapi isi dua gudang tersebut hangus terbakar. Warga sekitar sempat panik karena takut api merebet ke rumahnya.

Banner Morula IVF Landscape

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Esti Setija Oetami membenarkan kebakaran tersebut. Menurutnya api awalnya berasal dari gudang elektronik kemudian merembet ke gudang penyimpanan sandal dan sepatu.

"Saat itu gudang masih dalam kondisi tertutup, dikarenakan untuk jam operasional gudang tepat pukul 09.00 WIB. Sekuriti kemudian melihat asap dan setelah dibuka di dalam sudah terbakar semua," terang Esti.

Sekuriti yang panik lalu melaporkan kebakaran itu ke petugas, hingga tak lama petugas gabungan dari PMK, Polsek Sukomanunggal, Satpol PP hingga PMI datang ke lokasi.

"Sekitar pukul 10.45 WIB, saat rekan DPKP melakukan pemadaman di gudang media elektronik dan kabel, terjadi rembetan pada gudang sandal dan sepatu yang berada di belakang. Sehingga membakar habis keseluruhan gudang tersebut," jelasnya.

Untuk memadamkan api, 23 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, dua di antaranya bronto sky lift, 3 unit tangki DLH dan 1 unit alat berat.

Loading...

"Alhamdulillah tidak sampai ada korban jiwa. Namun yang pasti kerugian materiil. Karena terbakar habis. Untuk penyebab kebakaran kami belum mengetahui. Ini sekarang masih diselidiki dan dalami lagi," papar Esti.

Loading...