Pixel Code

Terjun ke Sungai dari Jembatan, Siswa SMK di Bangkalan Belum Ditemukan

Editor : Sofyan Cahyono Reporter : Fathor Rahman
Pencarian korban di sungai di Kelurahan Bancaran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan.(Foto: Fathor Rahman)
Pencarian korban di sungai di Kelurahan Bancaran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan.(Foto: Fathor Rahman)

Bangkalan - Seorang siswa SMK loncat dari jembatan ke sungai di Kelurahan Bancaran, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Jumat (15/4/2022) sekitar pukul 7.30 WIB. Hingga kini, korban berinisial RR (16) masih belum diketahui keberadaannya. Petugas pun memperluas radius pencarian.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Bangkalan Rizal Morris menyebutkan, pihaknya melakukan pencarian dalam radius 50 meter sejak tadi malam. Jika korban tak kunjung ditemukan hingga pukul 11.00 WIB, radius pencarian akan diperluas.

"Kami masih menunggu sampai pukul 11.00 WIB untuk memperluas pencarian. Saat ini masih 50 meter dari titik hilang," jelasnya, sabtu (16/4).

Banner Morula IVF Landscape

Korban diduga tersangkut di dalam sungai. Sebab kondisi sungai mengalami pendangkalan yang disebabkan banyaknya bambu dan berbagai ranting pohon yang ada di sekitar lokasi.

"Kalau kondisi air tawar yang normal itu maksimal 15 jam korban bisa mengapung. Tapi bisa jadi tersangkut," ujarnya.

Rizal menyebutkan, pencarian sempat dihentikan tadi malam. Adanya keterbatasan alat membuat pencarian tidak efektif.

"Untuk pencarian tadi malam dilakukan oleh masyarakat nelayan setempat, kami hanya observasi. Sebab selain keterbatasan jarak pandang, keselamatan petugas juga kami prioritaskan. Jadi kalau malam memang kurang efektif," pungkasnya.

Sebelumnya, RR menceburkan diri setelah diduga cemburu karena teman perempuannya dihubungi laki-laki lain. Ia kemudian lari ke jembatan dan menggantungkan diri di bawah jembatan sebelum hilang.

Baca Juga: Loncat dari Jembatan, Siswa SMK di Bangkalan Hilang Hanyut dalam Sungai

Loading...

 

Loading...