Pixel Codejatimnow.com

Progres Pembangunan Pasar Induk Kota Batu Lampaui Target

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Achmad Titan
Pembangunan Pasar Induk Among Tani. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Pembangunan Pasar Induk Among Tani. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Batu - Capaian progres pembangunan Pasar Induk Among Tani Kota Batu melampaui target awal. Diperkirakan 8 persen baru bisa terealisasi pada akhir April, namun saat ini sudah mencapai 8,1 persen.

Deputi Project Manager PT Sasmito, Joko Suwarno mengatakan hingga akhir April ini diperkirakan capaian menyentuh angka 9 persen. Saat ini proses pembangunan sedang berlangsung di zona 1 dan 4.

"Jadi akhir bulan ini kemungkinan bisa 9 persen. Per April ini saja sudah 8,1 persen. Saya sangat optimis proses pembangunan bisa berjalan sesuai rencana, bahkan bisa jadi selesai lebih awal," urai Joko, saat ditemui di lokasi, Sabtu (16/4/2022).

Disinggung soal kendala, Joko menerangkan yaitu cuaca hujan yang tak menentu dan sering kali cukup deras sehingga membuat proses pengerjaan terhenti sementara.

Lalu secara rinci dia menegaskan beberapa capaian pembangunan sejauh ini antara lain zona 4 sudah selesai pemasangan tiang pancang dan sesegera mungkin dilakukan lakukan pengecoran.

"Sedangkan untuk zona 6 saat ini masih dalam tahap pemasangan tiang pancang. Lalu untuk zona 7,8 dan 9 saat ini masih menunggu proses pemasangan tiang pancang. Kemudian di zona 1 pihaknya tengah melakukan penggalian. Sedangkan pengecoran zona 2 dan 3 saat ini hampir selesai," imbuh dia.

Guna mempercepat proses pemancangan, pihaknya mengerahkan dua alat pancang. Selain itu juga diterjunkan empat unit ekskavator, dua dump truck serta satu unit concrete pum yang berfungsi untuk melakukan pengecoran gedung.

Baca juga:
Pemkot Batu Izinkan Semua Masjid Adakan Penyembelihan Hewan Kurban

Sebelumnya Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat mengunjungi lokasi pembangunan mengatakan progres pembangunan cukup menggembirakan.

"Sejak ditandai dengan peletakan batu pertama awal Februari lalu. Progres pembangunan Pasar Induk Among Tani lebih cepat dari yang ditargetkan," kata Dewanti.

Dia mengajak masyarakat Kota Batu, utamanya para pedagang untuk bersama-sama mendoakan pembangunan pasar tersebut agar pembangunan diberikan kelancaran.

Baca juga:
Investasi di Kota Batu Capai Hampir Rp500 Miliar, Pariwisata jadi Unggulan

"Kami mohon doanya dari warga Kota Batu, khususnya pedagang pasar. Mudah-mudahan dari kontrak pembangunan selama 16 bulan bisa dipercepat menjadi 12 bulan. Sehingga pedagang bisa cepat kembali ke tempatnya dari pasar relokasi," harapnya.

Agar pembangunan bisa terus berjalan lancar dan sesuai rencana. Dewanti mengatakan, harus ada komunikasi yang baik dari berbahagia pihak terkait. Mulai dari Pemkot Batu, Kementerian PUPR dan pihak rekanan.

"Komunikasi yang baik jadi kuncinya agar semua paham dan punya satu tujuan," tutupnya.